Berikan Apa yang Disukai, Memeroleh Apa yang Disukai

Berikan Apa yang Disukai, Memeroleh Apa yang Disukai
Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University) Tentu semua menginginkan disayangi, dibahagiakan, dilindungi dan diperhatikan Allah SWT. Dan juga ingin agar Allah SWT mewujudkan apa-apa yang diinginkan. Bagaimana caranya? TRUE STORY: 1. BARTER: Allah SWT berfirman mengingatkan bahwa kita tidak akan memperoleh kebajikan sebelum kita memberikan sebahagian dari apa-apa yang kita sukai, kita cintai.

لَن تَنَالُوا۟ ٱلْبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُوا۟ مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنفِقُوا۟ مِن شَىْءٍ فَإِنَّ ٱللَّهَ بِهِۦ عَلِيمٌ

“Kamu sekali-kali tidak akan menerima dan tidak akan sampai pada kebaikan dan kebajikan yang sempurna, sebelum kamu menafkahkan, menginfakkan dan memberikan sebagian dari apa yang engkau sayangi dari apa yang telah engkau miliki. Dan apa saja yang engkau infakkan, sungguh Allah Maha Mengetahuinya," (QS. Aali Imraan, surah ke-3, ayat 92, halaman 62). BACA JUGA: Beruntunglah Penghuni Rumah yang Sering Kedatangan Tamu 2. BERILAH, ENGKAUPUN DIBERI: Rasulullah ﷺ bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم؛ قال الله تبارك و تعالى؛ يا ابن أدم أنفق أنفق عليك. (رواه مسلم)

“Rasulullah ﷺ bersabda, bahwa Allah Tabaaraka Wa Ta'aalaa berfirman: Wahai Manusia, berinfaklah, nisccaya Akupun akan berinfak kepadamu". (Hadits Sahih Riwayah Al-Imam Muslim). POINTERS: 1- Yang berat adalah rela memberikan apa-apa yang kita sayangi, sukai, cintai. Sehingga, jikapun memberi, infak, sedekah dan menafkahi, biasa nya dipilih pilih apa yang sudah tidak kita pakai lagi, hitung-hitung membuang baranglah. Hasilnyapun kita tidak memperoleh imbalan pahala yang terbaik. 2- Hakikatnya, jika kita ingin memperoleh yang terbaik, maka harus dibarter dengan yang terbaik pula. BACA JUGA: Berdoa Agar Hujan Menjadi Berkah, Bukan Pembawa Bencana 3- Memberi, berinfak, bersedekah tidak hanya berupa uang, barang atau benda. Bersedekah boleh berbentu pemberian uang, barang, ilmu, tenaga dan perhatian: Jika kaya harta, tentu bersedekah uang dan harta benda. Cendekia, Guru, Guru Besar, Dosen, Kiyai, Khatib, Ustadz, Penceramah, bersedekah ilmu pengetahuan. Jika dokter umum, dokter spesialis, bersedekah dengan memberi pengobatan dan perawatan. Pejabat bersedekah dengan menolong, melayani, membantu menyelesaikan, mempercepat urusan atau memberi kebijakan yang sifatnya tidak mempersulit. 4- Apapun profesi kita, bersedekahlah sebagian dari apa yang terbaik yang kita punya. Allah pun akan memberi yang terbaik. BACA JUGA: Segera Kerjakan Ketika Ingat 5- Bersedekah, berinfak hakikatnya mengikis sifat pelit, medit, bakhil, dengki, angkuh dan akal akalan dari diri kita, yang kesemua ini adalah sifat dasarnya Iblis yang amat dimurkai Allah SWT. Mari kita berdoa, agar Allah SWT menganugerahkan kita kemudahan untuk selalu menjalankan apa-apa yang dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ dan menjauhi apa-apa yang dilarang oleh Rasulullah ﷺ. Dan Allah SWT senantiasa membimbing kita untuk selalu eling mengingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya pada Allah SWT.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك