Nafisah Binti Munyah, Pintu Kisah Cinta Nabi dengan Khadijah

Muslim Obsession - Nabi Muhammad Saw. adalah pemuda yang gagah dan dikenal sebagai seorang yang jujur sehingga mendapat julukan Al-Amin. Dengan kejujurannya itu, beliau diperkenankan untuk ikut menjualkan barang dagangan Khadijah. Hal yang lebih banyak menarik perhatian Khadijah adalah kemuliaan jiwa Nabi Muhammad. Mungkin sudah banyak yang tahu bahwa Khadijah lah yang lebih dahulu mengajukan permohonan untuk meminang Nabi. Dimana pada saat itu bangsa Arab jahiliyah memiliki adat, pantang bagi seorang wanita untuk meminang pria. Namun untungnya ada sesosok wanita sekaligus sahabat Khadijah yang menjadi pintu kisah cinta keduanya, yaitu Nafisah Binti Munyah. Acara peminangan kemudian dibuat melalui paman Muhammad Saw., Abu Thalib. Ceritanya begini. Mula-mula Nafisah binti Munyah menyusun sebuah rencana. Ia menemui Muhammad Saw. dan menceritakan semuanya tentang perasaan Khadijah. “Muhammad, aku Nafisah binti Munyah. Aku datang membawa berita tentang seorang perempuan agung, suci, dan mulia. Pokoknya ia sempurna, sangat cocok denganmu. Kalau kau mau, aku bisa menyebut namamu di sisinya,” kata Nafisah kepada Muhammad, dikutip dari buku Bilik-bilik Cinta Muhammad. Rupanya Nafisah adalah orang yang cerdik. Setelah menyampaikan ‘lamaran’ Khadijah tersebut, ia tidak meminta Muhammad Saw. untuk menjawab secara langsung pada saat itu juga. Ia memberikan Muhammad Saw. waktu untuk memikirkan dan merenungkannya. Apa yang dilakukan Nafisah binti Munyah ini menjadi pintu dari perjalanan cinta Muhammad Saw. dan Khadijah. Ia memberanikan diri ‘menabrak’ adat dan tradisi Arab pada saat itu, dimana seorang perempuan meminang laki-laki adalah hal yang tabu. “Tak usah kau jawab sekarang. Pikirkan dulu matang-matang. Besok atau lusa aku akan menemuimu lagi,” sambung Nafisah. Menindak lanjuti apa yang disampaikan Nafisah tersebut, Muhammad Saw. dan Khadijah sama-sama berkonsultasi dengan keluarga besar masing-masing. Setelah melalui pertimbangan yang matang, akhirnya kedua keluarga besar sepakat untuk menikahkan anak-anaknya. Konon keluarga terdekat Khadijah sempat tidak menyetujui rencana pernikahan ini. Namun Khadijah sudah tertarik oleh kejujuran, kebersihan dan sifat-sifat istimewa Nabi Muhammad. Sehingga ia tidak mempedulikan segala kritikan dan kecaman dari keluarga dan kerabatnya. Khadijah yang juga seorang yang cerdas, mengenai ketertarikannya kepada Nabi Muhammad mengatakan, "Jika segala kenikmatan hidup diserahkan kepadaku, dunia dan kekuasaan para raja Persia dan Romawi diberikan kepadaku, tetapi aku tidak hidup bersamamu, maka semua itu bagiku tak lebih berharga daripada sebelah sayap seekor nyamuk." Sewaktu malaikat turun membawa wahyu kepada Muhammad maka Khadijah adalah orang pertama yang mengakui kenabian suaminya, dan wanita pertama yang memeluk Islam. Dia turut menenangkan hati Rasulullah, di kala kegalauan Nabi sewaktu wahyu pertama turun. Khadijah kemudian berkata, "Tidak demikian, tetapi bergembiralah. Maka demi Allah, Allah takkan Mencelakakan engkau selamanya;engkau suka menyambungkan tali silaturahim, dan selalu jujur dalam bicara, meringankan derita orang lain, menyantuni orang tak mampu, menjamu tamu, dan menolong orang lain untuk mendapatkan haknya." Sepanjang hidupnya bersama Nabi, Khadijah begitu setia menyertainya dalam setiap peristiwa suka dan duka. Setiap kali suaminya ke Gua Hira’, ia pasti menyiapkan semua perbekalan dan keperluannya. Seandainya Nabi Muhammad agak lama tidak pulang, Khadijah akan melihat untuk memastikan keselamatan suaminya. Sekiranya Nabi Muhammad khusyu bermunajat, Khadijah tinggal di rumah dengan sabar sampai beliau pulang. Apabila suaminya mengadu kesusahan serta berada dalam keadaan gelisah, dia coba sekuat mungkin untuk mententram dan menghiburkan, sehingga suaminya benar-benar merasa tenang. Setiap ancaman dan penganiayaan dihadapi bersama. Hingga Allah mengkaruniakan mereka 6 orang anak, yaitu Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayah, Ummi Kultsum, dan Fatimah. (Vina - Disadur dari berbagai sumber)
Dapatkan update muslimobsession.com melalui whatsapp dengan mengikuti channel kami di Obsession Media Group
































