Hal yang Meringankan dari Dahsyatnya Al-‘Aqabah

251

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)

Apa itu Al-‘Aqabah ( العقبة)?

Ia adalah pristiwa maha dahsyat, goncangan bumi yang luar biasa, jutaan kali lebih dahsyat dari Tsunami Jepang atau Tsunami Aceh.

Kok bisa mengatakan pasti terjadi? Sebagai orang yang beriman, kita meyakini firman Allah SWT bahwa kelak akan terjadi Al-‘Aqabah.

BACA JUGA:

Atasi Sakit dengan Cara Nabi Muhammad ﷺ

Kondisi dan Situasi Selalu Berubah

Tidak Tampak, Tapi Sangat Berdampak

TRUE STORIES:

Mari kita buka Al-Quran Surah Al-Balad, surah ke-90, dan baca dari ayat 1 hingga ayat 20. Penegasan kata Al-‘Aqabah terdapat di ayat ke-11 dan 12.

Di ayat selanjutnya, dijelaskan bahwa siapa yang ingin DIRINGANKAN dan terbantu dari dahsyatnya huru-hara Al-‘Aqabah, maka tekunlah melakukan hal-hal sebagai berikut:

1- Memerdekakan budak. Di zaman millenial ini, karena sudah tidak ada lagi budak belian, maka kasihi, sayangi dan hargai para pegawai, pekerja, pembantu, supir, karyawan dan orang-orang yang berada dalam tanggungan kita.

2- Rajin memberi makan minum para dhu’afa, orang-orang yang berkekurangan.

3- Menyayangi, mengasihi, dan memberi biaya, pakaian, tempat, makanan dan perhatian kepada anak-anak yatim, terutama yang masih ada HUBUNGAN persaudaraan.

قوا انفسكم واهليكم نارا

“Jaga dan peliharalah dirimu dan KELUARGAMU dari Siksa Api Neraka,” (QS. At-Tahriim [66]: 6).

BACA JUGA: Saatnya Melakukan Uzlah

4- Menyayangi, mengasihi dan memberi biaya, pakaian, tempat, makan serta perhatian kepada orang-orang yang tak berpunya, fakir, miskin, cacat dan yang sakit sakitan.

POINTERS:

1- Mungkin ada yang terbetik dalam hatinya: “Al-‘Aqabah itu kan berkaitan dengan hari Kiamat. Bukankah Kiamat masih lama? Saya bulum tentu masih hidup dan mengalami hari Kiamat”.

Yes, tidak ada yang tahu kapan Kiamat terjadi, meski tanda-tanda akan Kiamat yang dijelaskan oleh Rasulullah ﷺ sudah banyak terjadi.

2- Namun, hikmah dari ayat mengenai Al-‘Aqabah ini yang dapat kita ambil, adalah: “Peristiwa Al-‘Aqabah yang super dahsyat itu, kita bisa terlindungi dan diringankan dari dampaknya jika kita RAJIN bersedekah, peduli, memberi makan dan menolong orang, apalagi menghadapi musibah, bencana dan huru-hara kecil yang bisa terjadi kapan saja di hadapan kita”.

BACA JUGA: Istri dan Anak Berpotensi Menjadi Musuh yang Sangat Berbahaya

3- Allah SWT menegaskan pula bahwa huru-hara dahsyat pada hari itu, meskipun gunung tercabut berhamburan, berterbangan seperti awan, namun orang-orang baik yang banyak amal shalihnya tetap TENANG, damai dan aman karena rahmat pertolongan Allah SWT. Dan yang nakal tak punya ibadah amal shalih, akan merasakan dahsyat dan beratnya huru-hara ini.

4- Baca QS. An-Naml [27], dari ayat 87 – 88:

ويوم ينفخ فى الصور ففزع من فى السموات ومن فى الارض الا من شاء الله وكل اتوه داخرين. وترى الجبال تحسبها جامدة وهى تمر مر السحاب. صنع الله الذى اتقن كل شيئ انه خبير بما تفعلون.  (النمل ٢٧ الاية ٨٧ – ٨٨)

“Dan ingat, pada hari Sangkakala ditiup, maka TERKEJUTLAH siapa yang ada di Langit dan siapa yang ada di Bumi, KECUALI siapa siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua datang menghadap Allah dengan tunduk merendahkan diri. Dan engkau akan menyaksikan gunung gunung yang engkau kira kokoh tetap di tempatnya, ternyata ia bergeser seperti awan yang berjalan. Itulah ciptaan Allah, Tuhan Yang Menciptakan segala sesuatu dengan sempurna. Sungguh Allah itu Maha Teliti apa yang kamu kerjakan”.

BACA JUGA: Ingat Umur

5- Dan lihat juga penjelasan ini:

معنى قول الله تعالى “فلا اقتحم العقبة”…الخ

ان فى الاخرة عقبة عظيمة وهى شدائد القيامة واحوالها وصعوباتها فمن اراد اقتحامها اى تجاوزها، فعليه بهذه الاعمال الصالحة وكلها من الصدقات؛

“فك رقبة” اى اعتاقها وتحريرها وهذا من افضل القربات

“او اطعام فى يوم ذى مسغبة”. ومن الاعمال التى يتجاوز بها المؤمن عقبة الاخرة؛ اطعام فى يوم ذى مسغبة اى انه وقت مجاعة شديدة. “يتيما ذا مقربة “: اى انه من اقاربك وفى كونه من اقاربك زيادة اجر. “او مسكينا ذا متربة”: اى فقير التصق بالتراب من شدة فقره حاجته

Semoga Allah SWT menganugerahkan kita hati yang selalu suka dan bergembira memberi dan peduli pada orang. Dan Allah senantiasa melindungi kita dari semua kesulitan dan musibah. Aamiin Yaa Allah.

Wallahu a’lam bish shawab.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here