Agar Aman Saat Bepergian

126

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)

Bepergian adalah bahagian dari kehidupan. Bahkan Allah SWT menyuruh kita untuk rajin “bepergian” agar bisa melihat keindahan, luas dan banyaknya keragaman ciptaan Allah, sehingga lebih rajin lagi bersyukur.

Allah berfirman:

يمعشر الجن والانس ان استطعتم ان تنفذوا من اقطار السموت والارض فانفذوا. لا تنفذون الا بسلطن. (الرحمن ٥٥ الاية ٣٣)

“Wahai komunitas Jin dan Manusia, jika kamu sanggup menembus, melintasi penjuru penjuru Langit dan Bumi, maka lintasilah. Kamu tidak akan mampu melintasinya, kecuali dengan kekuatan dari Allah,” (QS. Ar-Rahman [55]: 33).

Agar aman, mudah dan selamat dalam perjalan, saat outing, tamasya, selama bepergian, maka ikuti cara Rasulullah ﷺ di bawah ini:

BACA JUGA: Awal Mula Redaksi Salam dan Titip Salam

TRUE STORIES:

1- Sebelum keluar rumah, shalat lah dahulu, apa lagi perjalanan jauh. Rasulullah ﷺ bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :اذا خرجت من منزلك فصل ركعتين تمنعانك مخرج السوء، واذا دخلت الى منزلك فصل ركعتين تمنعانك مدخل السوء. (صحيح الجامع ٥٠٥)

“Jika engkau akan keluar, pergi meninggalkan rumahmu, maka shalatlah dua rakaat dahulu baru keluar, shalatmu dua rakaat itu akan menjauhkanmu dari bahaya dan semua keburukan.

Jika engkau kembali dan telah masuk ke rumahmu, shalat lah dua rakaat, maka shalatmu yang dua rakaat itu, akan menjauhkanmu dari bahaya dan semua keburukan yang mungkin terjadi di dalam rumahmu,” (Hadis Sahih Al-Jaami’ 505).

BACA JUGA: Malas Ibadah Berujung Runyam

2- Niat shalat saat akan keluar rumah:

نويت صلاة السفر ركعتين لله تعالى

Nawaitu shalaatas Safari Rak’ataini Lillaahi Ta’alaa.

“Saya berniat shalat Safar dua raka’at, karena Allah”.

3- Niat shalat setiba di tempat:

نويت صلاة الشكر ركعتين لله تعالى

Nawaitu shalaatas Syukri Rak’ataini Lillaahi Ta’aalaa.

“Saya berniat Shalat Syukur dua raka’at karena Allah).

BACA JUGA: Jika Ikhlas karena Allah, Tidak Akan Sakit Hati

POINTERS :

1- Jangan lagi bepergian tanpa Shalat Safar.

2- Setiap sampai rumah atau penginapan, segera Shalat Syukur dua rakaat atau MINIMAL “sujud syukur”.

3- Kalau merasa capek, lelah, atau repot untuk “Shalat Syukur”, saat baru tiba di rumah, maka paling tidak “Sujud Syukur” lah.

4- Bagaimana cara SUJUD SYUKUR? Setiap mendapatkan keberuntungan, selamat dari bepergian, atau menemukan hal yang menggembirakan, atau apapun yang menyenangkan, segeralah BERSUJUD.

Disebut “Sujud Syukur” yang bermakna “Sujud Terima Kasih” sebagai ungkapan terima kasih pada Allah, Tuhan Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang.

BACA JUGA: Sujud yang Mendatangkan Tambahan Berlipat

Sujud Syukur dilakukan secara spontanitas, kapan saja, di mana saja, tidak mesti berwudhu dahulu, tidak mesti harus menghadap Kiblat, mamun menghadap Kiblat lebih afdol, jika tahu arah Kiblat saat itu.

Pendapat Ulama, tidak pantas saat Sujud, membelakangi Ka’bah. Adapun bacaan saat Sujud adalah:

سبحان ربي الاعلى وبحمده

Subhaana Rabbiyal A’laa Wa bihamdih.

“Maha Suci Allah, Tuhan Yang Maha Tinggi dengan segala pujian pujian Nya (3 kal)”.

Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan menjaga kita. Semoga Allah SWT senantiasa mengijabah doa doa kita, dan menganugerahkan kita kemampuan rajin berdoa dan bersujud.

Dan senantiasa pula Allah membimbing kita untuk selalu eling mengingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik baiknya pada Allah SWT.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here