Haul Gus Dur ke-15, KH Abdul Hakim Mahfudz Cerita tentang Awal Mula Istilah ‘Gitu Aja kok Repot’

Haul Gus Dur ke-15, KH Abdul Hakim Mahfudz Cerita tentang Awal Mula Istilah ‘Gitu Aja kok Repot’

Jombang, Muslim Obsession –Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, KH Abdul Hakim Mahfudz, menyampaikan bahwa banyak yang bisa dikenang dari sosok KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) rahimahullah, banyak yang ditinggalkan, sekaligus banyak warisan, dan hampir semua orang sangat dekat dengan Gus Dur.

“Sejak muda Gus Dur sangat senang bercanda. Dulu setiap 1 Syawwal, di sini ada halal bi halal. Kami yang muda-muda ada di ruangan sebelah, biasanya di situ ada Gus Dur menjadikan kita ketawa. Suasana yang begitu serius menjadi cair,”kata KH Abdul Hakim Mahfudz pada Haul ke-15 Gus Dur di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Ahad (22/12/2024) malam.

Ada satu cerita dari Gus Sholah, tutur KH. Abdul Hakim Mahfduz, ketika Gus Dur menyatakan bahwa hidup itu mudah, cari duit gak usah susah.

Nah, suatu saat Gus Dur tidak punya duit. Maka, datanglah Gus Dur ke redaksi Tempo untuk mengetik sebentar, lalu minta mana duitnya. Begitu simpel hidup ini.

“Sangat sedikit di Indonesia ini yang mempunyai keahlian seperti Gus Dur. Literasinya, penyampaiannya baik, sangat sederhana dan mudah difahami dan menjadi solusi dari masalah. Maka mucullah istilah 'gitu aja kok repot', bagi seorang Gus Dur tidak ada yang sulit, selalu mudah dan ada Solusi,”tandas KH Abdul Hakim Mahfudz.

Pada kesempatan itu, KH. Abdul Hakim Mahfudz menyampaikan terima kasih kepada seluruh yang hadir pada malam puncak haul Gus Dur ke-15.

“Malam ini kita semua dapat bermuwajahah, bersilaturahim atas wafatnya KH Abdurrahman Wahid, haul ke-15 pada malam hari ini. Banyak rangkaian acara di mulai dari 19, 20 (Desember), dan puncaknya pada hari ini. Di mulai dari khatmil Qur’an, pembacaan maulid, dan malam ini pengajian Akbar,”kata KH Abdul Hakim Mahfudz.

Haul KH Abdurrahman Wahid dihadiri Istri Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid, dan keluarga besar almarhum. Hadir juga sejumlah tokoh penting, di antaranya, Menag Nasaruddin Umar, Kepala Badan Penyelenggara Haji, Gus Irfan, Pj Gubernur Jatim, Wakil Gubernur, Direktur Pesantren, Basnang Said, Karo Humas, dan Komunikasi Publik, Akhmad Fauzin, para alim ulama, para kyai, nyai, dan ribuan Masyarakat Indonesia.

 



Dapatkan update muslimobsession.com melalui whatsapp dengan mengikuti channel kami di Obsession Media Group