Tujuh Hal yang Bisa Menjadikan Seseorang Memiliki Sifat Sombong

Muslim Obsession – Sombong membuat Iblis dilaknat oleh Allah Ta’ala dan diusir dari surga. Inilah sifat yang sangat dibenci oleh Allah Ta’ala. Siapapun makhluk yang memiliki sifat ini, sudah pasti akan dibenci juga oleh-Nya.
Sombong dicirikan dengan menganggap dirinya mulia serta menganggap orang lain lebih rendah dan hina dari dirinya. Karena sifat ini pula seseorang akan mudah menolak kebenaran. Rasulullah ﷺ bersabda:
الْـكِبْرُ بَطَرُ الْـحَقِّ، وَغَمْطُ النَّاسِ
"Sombong itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia,” (HR. Muslim)
Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa sifat sombong bisa muncul dari 7 hal, yaitu:
Pertama, sombong karena ilmu. Seseorang yang memiliki sifat ini akan merasa bangga dengan ilmu yang dimilikinya. Ia merasa sudah memiliki ilmu yang sempurna sehingga meremehkan kepada kebanyakan manusia dan menganggap bodoh orang-orang yang bersamanya dan juga mengira bahwa dirinya sudah mulia di hadapan Allah Swt.
Kedua, sombong karena amal ibadah. Sifat ini dimiliki oleh mereka yang bangga terhadap amalnya. Mereka menganggap bahwa amal yang dilakukan setiap hari sudah menjadikannya orang yang terjaga dari perkara haram dan merasa dirinya lebih bertakwa dibandingkan orang lain, bahkan menganggap orang lain celaka.
Ketiga, sombong dengan keturunan dan nasab. Termasuk ke dalam kelompok ini adalah mereka yang bangga dengan nasab dan keturunannya yang dianggap mulia. Mereka bangga terhadap kesuksesan atau keshalihan orang tuanya dan anak keturunannya sehingga meremehkan orang lain, selain keluarganya.
Keempat, sombong karena memiliki fisik yang rupawan. Ketika seseorang merasa bangga bahwa ia lebih tampan atau cantik dibandingkan orang lain, maka berhati-hatilah. Apalagi jika sampai merendahkan orang-orang yang dinilai lebih buruk rupa dibanding dirinya. Begitu pula dengan bentuk fisik lainnya. Jika ia merasa lebih sempurna dan orang lain dinilai lebih tidak sempurna sehingga merendahkannya, maka sudah pasti ia terjangkit penyakit sombong.
Kelima, sombong karena harta. Mereka ini adalah yang bangga dengan banyaknya harta sehingga berlomba-lomba dalam kemewahan pakaian dan kendaraan. Mereka menganggap rendah orang miskin dan merasa memiliki status sosial lebih tinggi disbanding kaum miskin dan dhuafa.
Keenam, sombong karena kekuatan dan kekuasaan. Ini bisa menjangkiti para pejabat atau orang yang sok-sokan memiliki network dengan penguasa. Mereka umumnya bangga di atas orang lemah karena menganggap kekuatan dan kekuasaan bisa menjadikannya orang yang paling sukses dan bisa berbuat semaunya.
Ketujuh, sombong karena banyaknya pengikut, penolong dan teman. Saat ini, banyaknya follower (pengikut), muhibbin atau fans seolah menjadi penanda kesuksesan seseorang di tengah masyarakat. Padahal, itu adalah jebakan setan yang bisa menggiringnya pada sifat sombong yang tercela. Orang-orang seperti ini merasa statusnya melambung jika memiliki follower atau teman yang dianggapnya bisa bermanfaat meski dalam perbuatan yang buruk.
Itulah tujuh hal yang dapat membuat seseorang bisa terjangkit penyakit sombong. Semoga kita diberikan Allah Ta’ala kekuatan, kemampuan, dan kemauan untuk menghindari tujuh hal tersebut. Wallaahu a’lam. (Fath)
Dapatkan update muslimobsession.com melalui whatsapp dengan mengikuti channel kami di Obsession Media Group
































