Agar Tidak Stress, Tidak Sakit Hati

Hidup di abad modern ini, banyak kemudahan namun banyak juga yang membuat stress dan sakit hati.

Agar Tidak Stress, Tidak Sakit Hati

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)

Hidup di abad modern ini, banyak kemudahan namun banyak juga yang membuat stress dan sakit hati.

Salah satu yang sering membuat stress dan terpancing emosi adalah kesemrautan berlalu lintas di jalan raya. Banyak pengendara mobil dan speda motor yang tidak sabaran sehingga membuat banyak kecelakaan, banyak korban, minimal membuat stress pengguna jalan raya lainnya.

Agar tidak jadi korban kesemrautan dan keganasan berlalu lintas, maka upayakan mengamalkan Hadits Hadits Rasuulullaah . Jika diamalkan, akan terhindar dari stress, sakit hati dan emosi.

TRUE STORY:

1. Tiga hal yang membuat hidup tidak stress. Rasuulullaah bersabda:

ﻋَﻦِ ﺍﺑْﻦِ ﻣَﺴْﻌُﻮﺩٍ، ﻋَﻦِ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ،ﻗَﺎﻝَ: ﺃَﻻَ ﺃُﺧْﺒِﺮُﻛُﻢْ ﺑِﻤَﻦْ ﺗُﺤَﺮَّﻡُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍﻟﻨَّﺎﺭُ؟ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ: ﺑَﻠَﻰ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ، ﻗَﺎﻝَ: ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﻫَﻴِّﻦٍ، ﻟَﻴِّﻦٍ، ﻗَﺮِﻳﺐٍ، ﺳَﻬْﻞٍ.  (رواه الترمذى)

“Maukah kalian aku tunjukkan orang orang yang haram tersentuh api Neraka?” tanya Rasuulullaah . Sahabat menjawab: æTentu yaa Rasuulallaah!” Rasulullaah menjawab: “Haram tersentuh Api Neraka orang orang yang Hayyin, Layyin, Qariib, dan Sahal,” (Hadits Sahih Riwayah Al-Imam At-Tirmidzi dan Al-Imam Ibnu Hiban).

Apa itu Hayyin? Adalah orang yang tidak gampang marah.Tidak mudah memaki.

Apa itu Layyin? Adalah orang yang lembut dan santun. Tidak kasar, tidak semaunya sendiri . Tidak galak, tapi selalu menginginkan kebaikan untuk sesama.

Apa itu Qariib? Yaitu pribadi yang akrab, menyenangkan diajak bicara.

Apa itu Sahal? Adalah orang tidak suka mempersulit. Tidak suka berbelit-belit, tidak suka menyusahkan orang lain. Mudah akrab.

2. Selalu memberi kesempatan dan mengalah. Allaah SWT berfirman agar kita berlapang dada dan mengalah dalam kesemrawutan:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ .(المجادلة الاية ١١)

"Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: “Berilah keleluasaan dan kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allaah akan Memberi kelapangan untukmu. Apabila dikatakan, “Berdirilah kamu berdirilah" Allaah niscaya akan Mengangkat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allaah Mahateliti terhadap apa yang kamu lakukan," (QS Al Mujaadalah, surah ke-58, ayat 11, halaman 543).

3. Selalu senyum. Rasuulullaah bersabda:

 وتبسمك في وجه أخيك صدقة. (رواه الترمذي وصححه ابن حبان)

“Senyumanmu kepada sesamamu adalah sedekah,” (Hadits Sahih Riwayah Al-Imam At-Tirmidzi dan Ibnu Hibbaan).

4. Jangan Marah. Rasuulullaah bersabda:

لاَ تَغْضَبْ وَلَكَ الْجَنَّةُ (رواه الطبرانى)

“Janganlah engkau marah marah, maka untukmu adalah Surga,” (Hadits Sahih Riwayah Al-Imam At-Thabrani).

5. Suka memberi maaf. Allaah SWT berfirman agar suka memafkan orang:

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ. (ال عمران ١٣٤)

“Orang-orang yang menafkahkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang. Sungguh, Allaah Menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan,” (QS. Aali 'Imraan, surah ke-3, ayat 134, halaman 67).

POINTERS:

1. Jauhi kesemrautan dan saling merebut.

2. Mengalah dan beri kesempatan orang lain yang lebih butuh.

3. Jangan ikut melakukan pelanggaran.

4. Berusaha tetap sabar, tersenyum dan suka memaaf kan.

5. Jadilahi pribadi yang Hayyin (tidak mudah marah), Layyin (lembut dan santun), Qariib (pribadi yang akrab, menyenangkan), Sahal (tidak suka mempersulit, tidak berbelit belit).

6. Usahakan mengamalkan perintah Allaah SWT, QS. Al-A'raaf, ayat 205:

وَاذْكُرْ رَّبَّكَ فِيْ نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَّخِيْفَةً وَّدُوْنَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْاٰصَالِ وَلَا تَكُنْ مِّنَ الْغٰفِلِيْنَ .(الاعراف الاية ٢٠٥)

“(Ingatlah Allaah Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan rasa takut di waktu pagi dan petang, dengan tidak mengeraskan suara, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lengah tak peduli),” (QS. Al-A'raaf, surah ke-7, ayat 205, halaman 176).

7. Hafalkan dan amalkan Doa Nabi ini, memohon lapang dada dan mudah urusan:

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Allaahumma laa sahla illaa maa ja'altahu sahlaa, wa Anta Taj'alul hazna idzaa syi'ta sahlaa.

“Yaa Allah Tuhan kami, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau Menjadikan kesedihan dan setiap kesulitan jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah".

Sebagai penutup, mari kita berdoa dengan Doa yang diajarkan oleh Rasuulullaah ini: "Yaa Allaah bimbinglah kami untuk selalu eling mengingat-Mu yaa Allaah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya kepada-Mu".

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك



Dapatkan update muslimobsession.com melalui whatsapp dengan mengikuti channel kami di Obsession Media Group