Ciri Panas Dalam dan Cara Mengatasinya

Ciri Panas Dalam dan Cara Mengatasinya
lustrasi: Panas Dalam.

Muslim Obsession – Sakit bisa menimpa siapa saja karena hal itu merupakan sunnatullah yang terjadi dalam kehidupan umat manusia. Salah satu jenis yang umum terjadi di masyarakat adalah panas dalam, dimana tenggorokan terasa sakit disertai adanya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Menukil Alodokter, panas dalam sebenarnya bukanlah istilah medis, melainkan istilah yang digunakan oleh masyarakat awam untuk menyebut sekumpulan gejala dari peradangan, iritasi, atau infeksi di tenggorokan. Biasanya gejala ini bisa muncul ketika seseorang mengalami ISPA atau flu.

Penyebab panas dalam bisa bermacam-macam, di antaranya infeksi virus atau bakteri, alergi, udara kering, radang amandel, penyakit asam lambung (GERD), atau iritasi tenggorokan akibat polusi udara, rokok, atau makanan pedas.

Meski biasanya tergolong ringan, ciri-ciri panas dalam tetap bisa mengganggu kenyamanan Anda dalam beraktivitas sehari-hari. Apa saja ciri-cirinya?

1- Tenggorokan terasa gatal, kering, dan panas.

Ciri panas dalam yang paling umum adalah tenggorokan terasa gatal, kering, dan panas. Keluhan ini juga terkadang disertai dengan suara serak dan nyeri saat menelan dan berbicara.

Untuk mendeteksi panas dalam sendiri di rumah, Anda bisa mengambil foto bagian pangkal tenggorokan dengan membuka mulut kemudian mengarahkan kamera ke dalam mulut. Bila bagian dalam mulut terlihat merah, bisa jadi itu merupakan tanda panas dalam.

2- Amandel bengkak, merah, atau muncul bercak putih.

Panas dalam juga bisa dilihat dari amandel. Amandel merupakan 2 kelenjar kecil di tenggorokan yang berperan penting dalam melawan kuman penyebab infeksi yang masuk melalui mulut. Saat panas dalam menyerang, amandel biasanya terlihat bengkak, merah, atau muncul bercak putih.

3- Kesulitan menelan.

Karena tenggorokan terasa kering, gatal, perih, atau adanya amandel yang meradang, panas dalam sering kali menyebabkan penderitanya sulit untuk menelan. Keluhan ini biasanya terasa seperti ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokan. Bila tidak segera diobati, keluhan panas dalam ini tentunya bisa membuat makan dan minum terasa lebih sulit.

4- Hidung tersumbat, batuk, dan bersin-bersin.

Hidung tersumbat, batuk, dan bersin-bersin juga termasuk ciri-ciri panas dalam. Berbagai gejala ini umumnya muncul ketika terdapat infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Penularan ISPA bisa terjadi melalui percikan air liur orang yang terinfeksi virus dan penyakit ini bisa lebih mudah menyerang orang yang sistem kekebalan tubuhnya sedang lemah.

5- Demam.

Ciri-ciri panas dalam juga bisa disertai dengan demam, sakit kepala, dan tubuh terasa pegal-pegal atau nyeri. Namun, bila demam mencapai lebih dari 38℃ atau muncul bengkak di leher atau rahang, sebaiknya jangan tunda memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai, ya.

Solusi untuk Mengatasi Panas Dalam

Panas dalam biasanya berlangsung selama 5–7 hari. Nah, untuk mempercepat penyembuhan ciri-ciri panas dalam yang ringan, Anda bisa mengatasinya sendiri di rumah dengan beberapa tips berikut ini:

  • Istirahat yang cukup, yakni tidur selama 7–9 jam setiap hari, agar tubuh bisa lebih cepat pulih dan lebih kuat untuk melawan infeksi.
  • Kumurlah dengan air garam dengan mencampurkan 250 ml air hangat dan 1/2 sendok teh garam.
  • Minumlah cairan hangat yang menenangkan tenggorokan, seperti teh madu, air jahe, kuah sup, atau air lemon.
  • Hindari konsumsi kafein dan alkohol yang bisa menyebabkan dehidrasi.
  • Cobalah permen hisap yang menyamankan tenggorokan.
  • Hindari terlalu banyak berbicara sampai tenggorokan terasa membaik.
  • Minum obat pereda demam dan nyeri, seperti paracetamol.
  • Ingat, ikhtiar di atas harus dibarengi dengan doa memohon kesembuhan hanya kepada Allah Ta’ala.