Gaun Pernikahan Cantik dari 6 Negara Ini Bisa Jadi Inspirasi Buat Kamu!

Muslim Obsession - Pernikahan tidak hanya menyatukan dua orang yang saling mencintai. Pernikahan juga kerap kali ditentukan oleh berbagai ritual dan tradisi.
Selain itu, preferensi pribadi dan agama juga mengambil bagian dalam keseluruhan proses termasuk soal gaun. Di seluruh dunia, ada berbagai versi dari fenomena universal ini.
Berikut 6 negara dengan gaun pernikahan mulai dari yang unik hingga cantik, yang bisa jadi inspirasi untuk Anda:
1. India
Hampir mirip dengan di Indonesia, upacara pernikahan Muslim di India pun memiliki ritual yang syari.
Pertama-tama ada pembacaan ayat-ayat Al-Quran. Setelah itu, pengantin akan ditanya dengan tiga kali pertanyaan, ''Apakah mereka yakin ingin menikah satu sama lain?"
Setelah selesai, kedua pasangan akan menandatangani buku nikah. Pasca selesai akad, mereka akan menggelar resepsi dengan bahagia. Lalu, bagaimana dengan gaun pernikahan kedua mempelai? Anggun bukan?
2. Malaysia
Pernikahan Melayu dikenal sangat mewah dan unik dengan campuran Asia dan Islam yang berbeda. Langkah pertama adalah memperkenalkan keluarga satu sama lain selama Adat Merisik dan Adat Bertunang.
Langkah kedua adalah merencanakan pernikahan dan menetapkan tanggal. Tiga hari sebelum pernikahan, ada upacara pewarnaan henna, yang disebut Berinai. Henna adalah minyak yang diekstrak dari daun Henna.
Henna akan diletakkan di ujung jari pasangan oleh kerabat dan teman mereka. Henna sendiri sangat sering digunakan dalam pernikahan Muslim di seluruh dunia.
Upacara pernikahan akan diresmikan langsung oleh seorang imam atau qadi. Setelah membacakan ayat-ayat dari Al-Quran, pasangan itu menandatangani kontrak pernikahan.
Sesuatu yang juga sangat umum dan esensial dalam budaya Malaysia adalah pengantin pria memberi mas kawin kepada pengantin wanita.
Pasangan itu akan mengenakan pakaian tradisional Melayu dan menghabiskan hari mereka seperti layaknya seorang bangsawan!
3. Maroko
Upacara pernikahan di Maroko akan menghabiskan waktu selama kurang lebih tiga hari. Hari pertama adalah hari hammam. Hammam adalah varian Timur Tengah atau disebut pemandian uap.
Pengantin wanita akan mengundang teman-teman dan kerabatnya untuk bersiap-siap menyambut hari istimewa dirinya. Sehari setelahnya, ada pesta pacar. Ini adalah acara wanita di mana pengantin wanita mendapatkan desain pacar di tangan dan kakinya.
Untuk orang Maroko, pacar tidak hanya mendukung kesuburan, tetapi juga untuk kecantikan dan optimisme. Malam ini juga sangat emosional, karena ini adalah malam terakhir sang wanita berada di rumah orangtuanya.
Pesta pernikahan di hari berikutnya, berisi banyak gaun dan perhiasan tradisional Maroko. Ada juga bagian di mana mempelai pria dan wanita duduk di amaria, sebuah platform berdekorasi yang dipegang oleh 4 pria.
4. Turki
Perkawinan di Turki dimulai dengan meminta pihak pengantin untuk menikah dan “Söz Kesme”. Ini adalah perjanjian untuk menikah di depan tamu yang ramai.
Pertunangan dilengkapi dengan cincin dan saputangan, juga dikenal sebagai bandana. Pernikahan tradisional ditentukan oleh bagian-bagian yang khas seperti doa pada siang hari, dan kumpul-kumpul keluarga pada malam hari sebelum pernikahan.
Malam ini juga disebut malam “Kina Gecesi”, yakni sebuah ritual pewarnaan tangan dan kaki pengantin wanita.
Pada hari pernikahan yang sebenarnya, pengantin wanita mendapat pita merah yang diikatkan di pinggangnya oleh saudara lelakinya atau saudara dekatnya, yang disebut "Bekaret kuşağı".
Upacara pernikahan dimulai setelah pengantin pria kembali dari masjid dengan hodja (seorang pengkhutbah). Dengan memasuki rumah mempelai pria, pengantin wanita akan menerima hadiah dari ibu mertuanya. Kedatangan kedua pasangan itu disambut dengan musik khas Turki.
5. Bulgaria
Dilansir dari MVslim, pernikahan Islami Bulgaria berlangsung dua hari, diisi dengan berbagai upacara dan ritual yang berbeda. Secara khusus, orang-orang Pomak merupakan mantan orang-orang Kristen Bulgaria yang memeluk Islam selama Kekaisaran Ottoman.
Hari pertama, hadiah akan ditempatkan di luar rumah pengantin wanita. Adat ini melambangkan kekayaan dan kemakmuran.
Pada hari kedua, mereka menggunakan lukisan wajah di wajah pengantin wanita untuk menandai transisi dalam kehidupan pernikahan. Cat juga menentukan kemurnian pengantin wanita.
Lukisan ritual ini disebut "gelina". Setelah itu, ada seorang imam yang mengatakan restunya sebelum mereka membawa pengantin wanita ke rumah pengantin pria.
Setelah tiba, pengantin pria menghilangkan cat dari wajah pengantin wanita. Transisi pernikahan ini dulu ditekan oleh aturan komunis tetapi dihidupkan kembali hingga kini.
6. Republik Dagestan
Dagestan adalah republik merdeka di Rusia dengan ritual pernikahan yang sangat tidak biasa. Pertama-tama, mereka biasanya mengatur dua pernikahan, satu di rumah pengantin pria dan satu di rumah pengantin wanita.
Tamu undangan pernikahan akan datang dari berbagai belahan dunia. Jumlahnya bisa mencapai sekitar 500 hingga 1500 tamu.
Di masa lalu, pengantin pria biasa menculik pengantin wanita dengan seizin darinya. Ini terjadi ketika pengantin laki-laki dari kelas yang lebih rendah dari pengantin wanita dan tidak bisa mendapatkan izin untuk menikahi pengantin wanita.
Namun, tradisi seperti itu tidak terjadi saat ini. Setelah keduanya mendaftarkan diri untuk menikah, pasangan itu akan mengunjungi masjid untuk menyelesaikan ritual pernikahan mereka. Setelah itu, mereka kembali ke aula untuk perayaan bersama teman dan keluarga. (Vina)
Dapatkan update muslimobsession.com melalui whatsapp dengan mengikuti channel kami di Obsession Media Group






































