Waspada! Roblox, Gim Online Anak-Anak Disusupi Konten Seksual

211

Muslim Obsession – Salah satu gim online yang tengah digandrungi anak-anak saat ini adalah Roblox. Gim ini menjadi salah satu permainan anak-anak paling populer di dunia.

Roblox adalah dunia permainan yang sangat banyak digunakan dan kadang-kadang digambarkan sebagai semacam metaverse primitif.

Walau angka pastinya belum diketahui persis, tetapi pada 2020, Roblox mengatakan kepada Bloomberg bahwa dua pertiga dari semua anak Amerika Serikat, antara usia 9- 12 tahun memainkan permainan tersebut.

Roblox memungkinkan pengguna untuk membuat permainan dan bermain bersama. Ini adalah cara untuk terhubung, secara waktu nyata (real time) dengan orang lain di dunia digital.

Pemain dapat membuat gim, menggunakan sarana yang disediakan oleh platform tersebut. Tidak seperti permainan tradisional lainnya, konten pada permainan ini dibuat oleh penggunanya.

Konten Seks

Mengutip BBC, Rabu (16/2/2022), kendati menjadi model bisnis yang sangat sukses, bisnis ini tidak luput dari masalah. Pasalnya, muncul permainan berkonten seks di Roblox yang disebut “condo”. Itu adalah ruang, yang dibuat oleh pengguna, di mana orang dapat berbicara tentang seks.

Bahkan lebih dari itu, avatar yang mereka buat juga dapat melakukan seks virtual. Dalam permainan ini, aturan Roblox tidak dihiraukan.

Roblox mengakui mereka punya masalah: “Kami tahu ada sebagian kecil pengguna yang dengan sengaja mencoba melanggar aturan,” kata seorang juru bicaranya kepada BBC.

Condo biasanya hanya ditayangkan dalam waktu singkat, seringkali kurang dari satu jam, sebelum ditemukan dan diturunkan. Roblox mengatakan terus mencoba membuat permainan ini tidak bisa dimainkan, menggunakan sistem manual dan otomatis.

“Kami melakukan tinjauan keamanan setiap file gambar, video, dan audio yang diunggah ke Roblox, menggunakan kombinasi deteksi manusia dan mesin,” katanya.

Namun, beberapa konten eksplisit itu berhasil lolos. Ini seperti “main kucing-kucingan”, kata Larry Magid, presiden ConnectSafely, sebuah organisasi nirlaba yang meningkatkan kesadaran tentang keselamatan anak secara daring.

“Ada orang-orang yang berusaha keras untuk mempermainkan sistem,” katanya.

Condo bukanlah permainan yang bisa Anda temukan begitu saja. Anda perlu mencarinya secara aktif. Ini yang menyulitkan orang-orang seperti Magid untuk melacaknya.

“Roblox adalah platform yang sangat populer di kalangan anak-anak, dan memungkinkan anak-anak di bawah 13 tahun untuk bermain, sehingga memiliki tanggung jawab khusus untuk melindungi penggunanya.”

Yang paling mengkhawatirkan adalah anak-anak dan orang dewasa berpotensi bersosialisasi bersama di ruang-ruang ini. Permainan ini memiliki fitur pesan instan, di mana pengguna dapat berbicara satu sama lain dengan semua orang yang bermain.

Banyak dari yang tertulis dalam kolom obrolan di Condo tidak dapat dipublikasikan di situs berita dewasa, apalagi permainan anak-anak.

Roblox mengatakan kepada BBC bahwa mereka telah mengembangkan fitur ‘Kontrol Orang Tua’, “yang dapat digunakan untuk membatasi dengan siapa anak-anak berinteraksi dan pengalaman mana yang dapat mereka akses”.

Fitur itu mengasumsikan bahwa orang tua memiliki pemahaman khusus terhadap teknologi untuk mengetahui perlindungan ini.

Roblox ingin menekankan kepada BBC bahwa Condo seringkali sulit ditemukan di platform. Tetapi BBC juga menemukan bahasa seksual yang tidak pantas dalam permainan-permainan yang lain juga.

Menurut Dr Liraz Margalit, seorang psikolog digital yang mempelajari perilaku daring, orang berperilaku berbeda di metaverse, sama seperti yang mereka lakukan secara daring. Dia berkata: “Anda memiliki anonimitas dan memiliki disinhibition effect. Platform ini memberi Anda taman bermain untuk melakukan apa pun yang Anda inginkan.”

Disinhibition effect adalah ketidakmampuan seseorang untuk mengendalikan perilaku impulsif, pikiran, atau perasaan yang dikomunikasikan di dunia maya, tapi perilaku tersebut tidak dilakukan di dunia nyata.

Pekan lalu, perusahaan induk Facebook, Meta, memperkenalkan fitur baru “Batasan Personal” ke dalam permainan virtual reality “Horizon Venues”.

Permainan ini memungkinkan orang untuk bertemu satu sama lain di ruang yang berbeda. Avatar mereka dapat menonton pertandingan olahraga, menghadiri konser, atau melakukan kelas olahraga bersama.

Perubahan itu terjadi setelah seorang perempuan mengaku telah mengalami serangan seksual secara virtual di platform tersebut.

Roblox mengatakan, “Kami tidak menoleransi konten atau perilaku seksual dalam bentuk apa pun, dan kami mengambil tindakan cepat terhadap siapa pun yang terbukti melanggar Standar Komunitas kami.”

Beberapa hari setelah BBC menyampaikan temuannya kepada perusahaan, Roblox menerbitkan sebuah blogpost yang meringkas apa yang mereka lakukan untuk melindungi kaum muda.

Perusahaan seperti Microsoft, Meta, dan Roblox saat ini berlomba untuk membangun metaverse. Namun sudah ada tanda-tanda bahwa mereka kesulitan mengawasi dunia maya ini. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here