Viral Jamaah Pengajian Meninggal Usai Tanya Tentang Kematian

398

Jakarta, Muslim Obsession – Media sosial diramaikan dengan video yang memperlihatkan seorang jamaah pengajian meninggal dunia usai bertanya tentang kematian di Masjid Annur, Cilendek Barat, Kota Bogor pada Sabtu (30/10/2021) pagi.

Salah satu pengurus yayasan Masjid Annur, Edi Kusnadi Koswara mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat tengah berlangsung pengajian rutin yang digelar di dalam masjid setelah shalat subuh. Jamaah yang hadir, merupakan warga sekitar.

“Nama yang meninggal itu Syaikh Hamdan. Kejadiannya Hari Sabtu (30/10/2021) pagi, itu lagi pengajian rutin, pengajian setelah subuh,” kata Edi kepada wartawan, Rabu (3/11/2021).

“Nah ustadz, kiai yang isi tausiyah itu KH Muhyidin Junaidi, beliau orang MUI juga. Setiap hari, setelah shalat subuh itu memang yang isi tausiah itu beliau, kan beliau tinggal disini juga,” imbuhnya.

Setelah KH. Muhyidin bertausiah, kata Edi, kemudian Hamdan bertanya bagaimana peluang seorang muslim untuk bertemu dengan Nabi Muhammad SAW setelah meninggal.

“Beliau (Hamdan) terus tanya “apakah seorang muslim itu akan bertemu dengan Nabi Muhammad setelah meninggal dunia”. Nah setelah itu langsung dijawab kan, ya pas dijawab itu meninggalnya,” jelas Edi menceritakan detik-detik meninggalnya Hamdan di dalam masjid.

“Jawaban pertanyaannya, itu Pak Kiai Muhyidin bilang, itu tergantung amal dan ibadah kita selama hidup,” imbuhnya.

Melihat kejadian itu, para jamaah langsung mendekat dan pengajian dihentikan. Para jamaah, kata Edi, tidak mengira kalau Hamdan akan meninggal dunia saat itu juga. Karena saat bertanya soal kematian, Hamdan masih terlihat baik-baik saja dan bersuara jelas.

“Semua panik lah ya, karena kan ngga mengira juga. Soalnya pas ikut pengajian itu kelihatan baik-baik saja, pas nanya juga suaranya masih jelas. Terus datang tetangga, kan ada yang dokter juga, kita bawa ke rumah sakit biar yakin, terus kata yang si rumah sakit sudah meninggal dunia,” jelas Edi.

“Jadi setelah bertanya, beliau itu simpen mic, Pak Kiai Mubyidin menjawab pertanyaannya. Pas itu Syaikh Hamdan tiga kali tuh tarik napas, terus meninggal,” kata Edi.

Edi menyebut, warga sekitar dan keluarga besar Masjid Annur merasa sangat kehilangan dengan meninggalnya Hamdan.

Karena di mata masyarakat dan pengurus masjid, Hamdan merupakan orang baik, dermawan dan punya perhatian besar untuk masjid dan sekolah agama untuk anak-anak yang ada di samping masjid.

“Beliau itu orang baik, boleh tanya sama warga sini. Beliau itu dermawan, beliau itu kan pengusaha ya, kalau masjid ada keperluan, kalau sekolah ada keperluan, warga sini butuh apa-apa, beliau tuh yang selalu bantu. Beliau juga yang beli tanah buat perluas masjid,” kenang Edi. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here