UEA dan China Desak Dewan Keamanan PBB Bersidang Soal Masjid Al-Aqsha

39
Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi menghadiri Debat Terbuka Dewan Keamanan PBB (DK PBB) mengenai Situasi di Timur Tengah, di New York, AS (Foto: Kemlu RI)

Muslim Obsession – Uni Emirat Arab (UEA) dan China menyerukan Dewan Keamanan PBB untuk segera bersidang setelah Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir memasuki halaman Masjid Al-Aqsha di tengah peringatan akan adanya ketegangan.

Kunjungan menteri Israel tersebut menuai kecaman keras dari seluruh dunia, yang mana Amerika Serikat (AS), sekutu terdekat Israel, turut menyampaikan keprihatinannya mendalam atas perkembangan terakhir di Yerusalem Timur.

“Kami sangat prihatin dengan setiap tindakan sepihak yang berpotensi memperburuk ketegangan, di saat kami ingin melihat kondisi yang sebaliknya,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price, dilansir Anadolu.

”Amerika Serikat berdiri teguh untuk menjaga status quo bersejarah situs suci di Yerusalem,” ujar jubir deplu AS.

Price menambahkan bahwa setiap tindakan sepihak yang melemahkan status quo tidak dapat diterima.

Bagi umat Islam, Masjid Al-Aqsha merupakan situs tersuci ketiga di dunia. Umat Yahudi menyebut daerah itu sebagai Temple Mount, yang menurut mereka adalah situs dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsha berada, selama Perang Arab-Israel 1967. Negara itu menganeksasi seluruh kota pada tahun 1980 dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here