Tuai Kontroversi, Ferrari Hapus Iklan Mobil di dalam Masjid Nabawi

328

Muslim Obsession – Tim F1 Ferrari secara kontroversial mengejutkan penggemar dengan konten sensitif yang dianggap menghina salah satu situs paling suci dalam Islam menjelang dimulainya balap F1 Arab Saudi 2023.

Grand Prix Formula 1 2023 akan berlanjut di Arab Saudi pada putaran kedua. Balapan akan digelar di Sirkuit Corniche, Jeddah yang digelar akhir pekan, Ahad, 19 Maret 2023.

Untuk merevitalisasi balapan, poster jelang F1 dipasang. Namun, alih-alih menampilkan gambar tempat berlangsungnya acara tersebut, gambar tersebut menunjukkan tempat suci umat Islam Masjid Nabawi yang terletak di Madinah.

Melalui akun Instagram resminya, @scuderiaferrari, tim asal Italia tersebut mengunggah poster promosi berupa foto editan yang memperlihatkan mobil SF-23 milik Carlos Sainz, terlihat di halaman Masjid Nabawi. Foto tersebut juga dilengkapi dengan keterangan, “Kami kembali ke Jeddah.”

Unggahan kontroversial ini segera disambut dengan kritik pedas dari beberapa penggemar Muslim yang tersinggung dan menganggap tim Ferrari telah melecehkan situs tersuci umat Islam di seluruh dunia, yang dibangun oleh Nabi Muhammad, dengan menunjukkan mobil mereka di dalamnya.

Meski hingga saat ini belum jelas apakah tim Ferrari mengetahui kesucian Masjid Nabawi, namun poster promosi yang dilepas tersebut mengecewakan para penggemar muslim dan tersebar luas di media sosial.

Seorang pengguna Twitter dengan nama pengguna @f1amani mengutuk postingan tersebut dengan mengatakan bahwa itu sama sekali tidak dapat diterima karena tidak hanya mengedit mobil ke salah satu situs paling suci bagi umat Islam di seluruh dunia, tetapi tim Ferrari secara keliru menggunakannya untuk mengiklankan balapan di kota lain.

Pengguna mengatakan bahwa penelitian satu menit yang sederhana dapat mencegah terjadinya kesalahan fatal yang tidak sopan ini.

Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi resmi maupun permintaan maaf dari tim media sosial Ferrari.

Mereka hanya dengan cepat menghapus postingan yang tidak sopan dari Twitter, Instagram, dan situs web mereka untuk mencegah reaksi lebih lanjut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here