Tiga Keutamaan Bulan Muharam

210

Jakarta, Muslim Obsession – Setelah bulan Dzulhijah, tak lama lagi, umat Islam akan memasuki tahun baru yang dimulai dari bulan Muharram 1444 Hijriah.

Muharram disebut-sebut sebagai bulan paling dimuliakan oleh Allah SWT. Ada beberapa keutamaan bulan Muharram yang perlu umat Islam ketahui.

Lantaran termasuk salah satu bulan agung, umat Islam dianjurkan menyambutnya dengan memperbanyak ibadah serta amalan baik ketika memasuki awal Muharram.

Melansir dari laman NU Online, keutamaan bulan Muharram ini juga telah diakui para Nabi karena ada banyak keistimewaan di dalamnya.

1. Bulan penuh kemuliaan bagi para Nabi

Dari kitab Al-Nawadzir karya Syekh Sihabuddin bin Salamah Al-Qolyubi, pada bulan ini Allah SWT banyak memuliakan para Nabi khususnya pada 10 Muharram.

Sesuai dengan tanggalnya tercatat ada 10 nama Nabi yang Allah muliakan sekaligus diangkat derajatnya, yaitu:

Nabi Adam: Di tanggal ini Allah SWT menerima taubat Nabi Adam, sehingga ia bisa bertemu kembali bersama Siti Hawa setelah sebelumnya dipisahkan karena kelalaian yang diperbuat Adam.

Nabi Idris: Pada 10 Muharram Allah SWT mengangkat derajat Nabi Idris untuk pergi ke langit atas izinnya karena sudah memerangi orang-orang yang durkaha pada Allah SWT.

Nabi Nuh: Keutamaan bulan Muharram ini ikut dirasakan Nabi Nuh karena perahunya mendarat di Gunung Judd, sedangkan di bumi saat itu kondisinya sedang banjir selama 150 hari.

Nabi Ibrahim: Yang tidak kalah mulia dari peristiwa 10 Muharram yaitu Nabi Ibrahim karena diangkat menjadi kekasih Allah SWT.

Nabi Daud: Nabi Daud merupakan Nabi sekaligus raja. Tapi satu hari ia pernah melakukan kesalahan sehingga Allah menegurnya. Lalu pada 10 Muharram dosa Nabi Daud diampuni Allah SWT.

Nabi Sulaiman: Nabi Sulaiman ini pernah memiliki kerajaan namun aset tersebut hilang karena ingkar terhadap Allah SWT, dan di momen Muharram Allah SWT mengembalikan kerajaannya.

Nabi Ayub: Ketika Nabi Ayub berusia 51 tahun ia mendapat cobaan penyakit kulit sampai bernanah dan rambutnya rontok. Namun atas izin Allah SWT ia berhasil disembuhkan.

Nabi Yunus: Kisah malang pernah dialami Nabi Yunus yang saat itu harus berada selama 40 hari dalam perut ikan, kemudian atas kehendak Allah SWT Nabi Yunus bisa keluar kembali dan selamat.

Nabi Yakub: Sudah sekitar 40 tahun lamanya Nabi Yunus dan Nabi Yakub terpisah dan mereka pun dapat kembali bertemu di 10 Muharram.

Nabi Isa: Terakhir Nabi Isa yang Allah muliakan di 10 Muharram. Ia diangkat langsung ke langit melalui perantara malaikat.

2. Muharram Bulan Allah

Keutamaan bulan Muharram selanjutnya yaitu disebut-sebut sebagai bulannya Allah SWT. Hal ini disebutkan dalam kutipan hadis berikut:

“Sebaik-baiknya puasa setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR.Muslim).

Dari hadis riwayat tersebut mengisyaratkan bahwa di bulan mulianya hendaklah perbanyak melaksanakan puasa sunah yang Insya Allah mendapat keberkahan Allah SWT.

3. Muharram Bulan Kehormatan

Adapun keutamaan lain dari bulan Muharram yaitu termasuk yang paling dihormati oleh Allah SWT seperti dalam surat Alquran di bawah ini:

Empat bulan terhormat itu adalah Zulkaidah, Zulhijah, Muharram, dan Rajab, semua itu telah disebutkan dalam QS. At-Taubah.

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ۚ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

Artinya: “Sungguh bilangan bulan pada sisi Allah terdiri atas dua belas bulan, dalam ketentuan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketentuan) agama yang lurus.”

“Janganlah kamu menganiaya diri kamu pada bulan yang empat itu. Perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (Surat At-Taubah ayat 36).

Setelah mengetahui keutamaan bulan Muharram, jangan lupa untuk memanfaatkan momen di bulan baik ini dengan perbanyak melakukan amal saleh. (Al)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here