Terbangun Karena Mimpi Buruk dan Cara Menyikapinya

560

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)

Jika mimpi buruk dan terbangun, maka segeralah duduk tenang, dan berdoa memohon perlindungan Allah Ta’ala.

Rasulullah ﷺ membimbing umatnya melakukan sebagai berikut:

  1. Berdoa

Bacalah doa berikut ini:

 اَللهُ رَبِّيْ لَا شَرِيْكَ لَهُ. أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّات مِنْ غَضَبِهِ وَعقابه و مِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ

Allaahu Rabbii, laa syariika lahuu. A‘uudzu bikalimaatil Laahit taammaati min ghadhabihi wa ‘iqaabihii, wa min syarri “ibaadihii wa min hamazaatis syayaatiini wa an yahdhuruun

“Allah Tuhanku. Tiada sekutu bagi-Nya. Aku berlindung dengan Kalimat Allah yang Maha sempurna dari murka-Nya, dan dari siksaNya, dan dari kejahatan para hamba-Nya, dan godaan setan. Aku juga berlindung kepada-Nya dari kepungan setan itu.”

Doa lainnya:

أَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَان وَسَيِّئاَتِ اْلأَحْلاَمِ

Allaahumma innii a’uuzu biKa min ‘amalis syaithoni wa sayyiaatil ahlaam

“Yaa Allah, aku berlindung padaMu dari perbuatan setan dan buruknya mimpi.”

BACA JUGA: Dosa Ghibah Lebih Besar dari Zina

  1. Mimpi Buruk dari Setan

Rasulullah ﷺ bersabda, “Mimpi yang baik itu dari Allah. Dan mimpi yang buruk itu dari setan. Jika ada dari kalian bermimpi yang tidak ia sukai, maka hendaknya ia meniup ke arah sebelah kirinya tiga kali dan membaca Ta’awwudz sebanyak tiga kali. Setelah itu, hendaknya ia membalik tubuhnya ke sisi yang lain, dengan demikian tidak ada lagi yang membahayakan dan jangan ceritakan kepada siapapun mimpi tersebut,” (Hadis Shahih Riwayat Al-Imam Al-Bukhari no. 6995, Al-Imam Muslim no. 2261).

  1. Meludah 3 Kali

Ketika terbangun dari mimpi buruk, hendaklah segera meludah (tanpa mengeluarkan air ludah) ke arah kirinya sebanyak tiga kali.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Apabila ada yang bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaklah ia meludah (tanpa mengeluarkan air ludah) ke arah kirinya tiga kali, sambil memohon perlindungan (membaca TA’AWWUDZ) pada Allah dari gangguan setan tiga kali…” (Hadis Shahih Riwayat Al-Imam Muslim).

BACA JUGA: Tiga Doa dari Rasulullah Agar Mudah Lunasi Utang

  1. Membawa Ta’awudz

Setelah membaca doa doa di atas dan setelah meludah, dilanjutkan dengan “Ta’awwudz” tiga kali. Ta’awwudz adalah memohon perlindungan Allah dengan membaca:

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

A’uudzu billaahi minasy syaithaanir rajiim

“Aku berlindung pada Allah dari godaan setan yang terkutuk”.

  1. Shalat

Jika perasaan masih juga ketakutan, galau, dan cemas, sebaiknya shalatlah 2 Rakaat atau 4 Rakaat shalat Hajat memohon perlindungan.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Karena itu, jika kamu bermimpi yang tidak kamu sukai, bangunlah, kemudian shalatlah…” (Hadis Shahih Riwayat Al-Imam Muslim).

BACA JUGA: Kisah Nyata Sahabat Nabi yang Menangis Karena Mengintip Perempuan Mandi

  1. Mengubah Posisi Tidur atau Pindah Tempat

Rasulullah ﷺ mengajarkan kita mengubah posisi tidur setelah bermimpi buruk.

Sabda Rasulullah ﷺ, “Apabila ada yang bermimpi dengan mimpi yang tidak ia senangi, maka hendaklah ia meludah (tanpa air kudah) ke arah kiri tiga kali, dan berlindunglah pada Allah (baca Ta’awwudz) dari gangguan setan tiga kali, dan mengubah tidurnya dari posisi semula,” (Hadis Shahih Riwayat Al-Imam Muslim).

  1. Tidak Bercerita

Mimpi buruk yang dialami, jangan diceritakan kepada orang lain.

Rasulullah ﷺ mengingatkan, “Siapa yang bermimpi yang tidak disukainya, hendaklah meminta perlindungan pada Allah dari kejahatannya dan dari kejahatan setan, dan hendaklah meludah tiga kali dan jangan menceritakannya kepada orang lain. Niscaya mimpi itu tidak akan membahayakannya,” (Hadis Shahih Riwayat Al-Imam Al- Bukhari).

BACA JUGA: Vaksin Dosis Tinggi Ada dalam Al-Quran

  1. Tidak Menafsirkan Mimpinya

Tidak usah menafsirkan sendiri mimpi buruknya dengan penafsiran negatif. Rasulullah ﷺ menegaskan, bahwa mimpi-mimpi buruk yang dialami tidak akan terjadi kecuali apabila ditafsirkan negatif.

Kalaupun ingin menafsirkan mimpi yang dialami, tafsirkanlah dengan hal-hal yang baik dan positif. Ini merupakan harapan dan doa.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Mimpi itu berada di kaki burung (mengambang) selama tidak di ta’birkan dan ditafsirkan. Jika diartikan sendiri, bisa jadi mimpi itu terjadi sesuai apa yang didugakan,” (Hadis Shahih Riwayat Al-Imam Ibnu Majah).

POINTERS:

  1. Selalu lah berfikir positif atau husnuzhzhan. Jauhi penafsiran negatid atau su-uzhzhan, karena apa yang kita pikirkan itu adalah doa.
  2. Allah Ta’ala selalu menyesuaikan apa yang disangkakan pikiran kita.
  3. Hanya Allah Ta’ala Yang Mampu Melindungi kita, maka berbanyaklah TA’AWWUDZ, yaitu mengucapkan: “A’uudzu Billaahi Minas Syaithaanir Rajiim”, minimal diulangi 3 kali.

Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita dan dijauhkan dari gangguan setan. Aamiin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here