Sudah Menikah Tapi Selingkuh, Begini Pandangan Buya Yahya

209
Pernikahan (Ilustrasi)

Muslim Obsession – Kisah perselingkuhan dalam rumah tangga sepertinya pernah dialami sejumlah pasangan yang sudah resmi menikah.

Beberapa kisahnya bahkan sering diadopsi dalam film atau sinetron. Di antaranya film series Layangan Putus yang belakangan ini viral.

Namun pertanyaannya, bagaimana agama Islam menanggapai fenomena yang mengerikan ini?
Berikut nasehat dari Buya Yahya untuk orang yang sudah menikah tapi selingkuh, dikutip dari channel Youtube Al-Bahjah TV, Jumat (21/1/2022).

Menurut Buya, adanya perselingkuhan di dalam pernikahan ternyata dipandang rendah dan hina.

Lebih dari itu, perselingkuhan yang terjadi dalam sebuah pernikahan, dinilai sangat terkutuk bagi yang melakukannya.

Menurut Buya, selingkuh adalah perbuatan seseorang yang melakukan hubungan haram padahal ia sudah mempunyai pasangan yang halal.

“Selingkuh maknanya adalah melakukan hubungan haram sudah punya yang halal, naudzubillah,” kata Buya Yahya.

Selingkuh merupakan perbuatan yang hina dan akan terhinakan pula seseorang yang melakukan perbuatan tersebut.

Sebab, ia sudah memiliki hal yang halal dari pasangan yang menikahinya namun tetap memilih melakukan hal yang haram dengan selingkuh.
Baik laki-laki dan perempuan, siapa pun yang melakukan perselingkuhan dianggap hina.

“Terhinakan laki-laki seperti itu. Sudah punya halal di rumahnya, ternyata melakukan yang haram,” sebutnya.

Seseorang yang sudah terikat perkawinan tetapi selingkuh disebut telah melakukan zina muhsan.
Pelaku zina muhsan, sebut Buya Yahya, baik laki-laki dan perempuan, akan mendapat hukuman berat dari masyarakat maupun secara syariat. Karena itu, zina muhsan wajib dihindari.

“Sudah punya halal di rumahnya, ternyata melakukan yang haram, namanya zina muhsan dan kalau seandainya perlu ditegakkan hukum, maka dia dirajam sampai mati dan dia mendapatkan kehinaan. Tapi kalau sudah dirajam di dunia, tidak dihukum lagi di akhirat,” imbuhnya.

Apabila telah menikah, Buya Yahya menyarankan pentingnya menjaga diri dari perbuatan zina terutama selingkuh.

“Jika benar dia (selingkuh), naudzubillah, takutlah kepada zina, sudah punya yang halal,” sambungnya.

Lebih lanjut, Buya Yahya mengatakan, seseorang yang sudah menikah tapi selingkuh, umumnya disebabkan karena tiga faktor.

Pertama, karena rendahnya iman, kedua karena pergaulan dan ketiga karena faktor tontonan seperti menonton video porno.

“Mudahnya orang melakukan zina pertama karena kroposnya iman, kedua pergaulan, ketiga adalah tontonan. Pergaulan adalah orang yang nyodor-nyodorkan begitu sama tontonannya naudzubillah,” ucapnya.

Di antara ketiga faktor tersebut, faktor tontonan menjadi sangat berpengaruh terhadap terjadinya perselingkuhan.

Seseorang yang sering menonton video porno, ia akan menjadi lebih suka melirik orang lain daripada pasangannya sendiri.

Tentunya, orang tersebut akan membanding-bandingkan pasangannya dengan apa yang telah ia lihat dalam video tersebut.

“Jangan main-main nonton film porno, karena itu menjadikan Anda suka melirik kepada orang lain. Karena apa? Anda mencari-cari yang tidak ada pada istrimu, atau suamimu, jangan dianggap sepele,” tegas Buya.

Seseorang yang suka melihat video porno, orang tersebut menjadi tidak akan pernah puas dengan pasanganya, sehingga terbukalah pintu perzinahan dan memilih selingkuh.

“Sebab, kalau orang sudah terbiasa nonton film kotor (porno) itu, akhirnya menyimpulkan istrimu tidak seperti “dia”, sehingga dia kemana-mana mencari, saya nggak akan puas dengan istrinya atau nggak akan puas dengan suaminya, rugilah dia. Mukaddimah zina di situ, sehingga dia mencoba yang lain,” tegasnya.

Terakhir kata Buya Yahya, seseorang yang berzina, tidak pernah merasa cukup dengan satu pasangannya, maka ia akan mudah melakukan 1000 kali zina selanjutnya karena sudah tidak takut lagi kepada Allah.

Sementara, orang yang merasa cukup dengan pasangan yang halal, maka satu pasangan pun ia merasa cukup dan enggan untuk berselingkuh.

“Sekali orang berzina maka mudah melakukan 1000 kali zina karena sudah tidak takut kepaada Allah, tapi orang yang merasa cukup dengan yang halal, satu halal cukup. Tapi kalau zina, 1000 wanita tidak akan cukup, 1000 laki-laki tidak akan cukup karena kehinaan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here