Suap dan Riba adalah Hobinya Orang Yahudi

47

Muslim Obsession – Sejak zaman baheula, orang-orang Yahudi mayoritas senang melakukan kegiatan yang dinilai haram dalam Islam. Di antaranya adalah melakukan suap, menyogok, dan riba.

Perilaku buruk itu bahkan menjadi dijabarkan Allah Ta’ala agar menjadi perhatian umat manusia karena selain tak sesuai syariat, juga merusak tatanan kehidupan.

Allah Ta’ala berfirman,

وَتَرى كَثيرًا مِنهُم يُسارِعونَ فِي الإِثمِ وَالعُدوانِ وَأَكلِهِمُ السُّحتَ لَبِئسَ ما كانوا يَعمَلونَ. (المائدة: ٦٢)

“Dan kamu akan melihat kebanyakan dari mereka (orang-orang Yahudi) bersegera membuat dosa, permusuhan dan memakan yang haram. Sesungguhnya amat buruk apa yang mereka telah kerjakan itu,” (QS. Al-Maidah: 62).

Tafsir Al-Mukhtashar menyebutkan, “Dan kamu -wahai Rasul-, sering melihat banyak orang-orang Yahudi dan orang-orang munafik yang bergegas melakukan perbuatan maksiat, seperti berdusta, berlaku tidak adil, dan memakan harta manusia secara haram. Sungguh buruk perbuatan mereka itu.”

Terkait hal ini, Rasulullah SAW bersabda:

كل لحم نبت من سحت فالنار أولى به

“Setiap daging yang tumbuh dari suhtun, maka api neraka lebih layak baginya,” (HR. Ahmad no. 14481, dishahihkan Al-Albani dalam Shahih Al-Jami no. 4519).

Jika dicermati, maka makna As-Suhtu ini memiliki arti perbuatan yang buru. Kamus Lisanuk Arab menyebutkan:

السُّحُتُ: كلُّ حرام قبيح الذِّكر؛ وقيل: هو ما خَبُثَ من المَكاسب وحَرُم فلَزِمَ عنه العارُ

“As suhtu adalah semua yang haram dan buruk untuk disebutkan. Sebagian mengatakan artinya: setiap penghasilan yang buruk dan haram serta layak dicela.”

Sementara dalam Ma’aani Al-Kalimaat disebutkan,

السُّحْتَ﴾ الْحَرَامَ؛ وَمِنْهُ الرِّشْوَةُ وَالرِّبَا

As-suhtu adalah sesuatu yang haram seperti risywah (sogok) dan riba.

Semoga kita semua mendapat bimbingan dan kekuatan dari Allah Ta’ala untuk menghindari perbuatan tercela tersebut.

Wallahu a’lam bish shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here