Sosok Budiman, Dosen Unhas yang Meninggal Saat Tahiyat Akhir Shalat Sunah Subuh

146

Muslim Obsession – Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Setiap manusia pasti menginginkan kematian yang indah. Kita semua tahu, jarang sekali, manusia yang meninggal dalam keadaan sedang beribadah.

Namun, sosok Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas) Budiman Bahtiar (64) termasuk orang yang beruntung.

Ia meninggal saat shalat sunah subuh di Masjid Darun Naim, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dikatakan, Budi wafat sebelum mengakhiri shalatnya.

Peristiwa itu terjadi di Masjid Darun Naim, Jalan Nipa-nipa, Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Selasa (30/5) sekitar pukul 05.10 Wita. Budiman meninggal saat shalatnya memasuki tahiyat akhir.

“Iya ada tadi jamaah kita meninggal sekitar jam 05.10 Wita,” ujar Pembina Pengurus Masjid Naim, M Gazali Suyuti kepada media.

Detik-detik Budiman meninggal dalam shalat terekam CCTV masjid. Budi awalnya terlihat melaksanakan shalat sunah di dekat tiang masjid.

“Tempat di situ persis tempat dia meninggal yang ada di CCTV itu,” ucapnya.

Seorang jamaah terlihat melaksanakan shalat di belakang Budi. Saat itu Budiman bangkit dari sujudnya dalam posisi duduk tahiyat akhir.

Budiman langsung terjatuh ke sebelah kiri. Sementara jamaah lainnya saat itu belum menyadari kondisi Budi.

“Persis saat dia shalat sunah subuh tahiyat terakhir sebelum salam meninggal,” tuturnya.

Selang semenit kemudian, jamaah lain menghampiri Budi yang tergeletak di lantai masjid. Ketika dicek, barulah ketahuan jika Budi meninggal.

Gazali mengatakan, Budi termasuk jamaah yang aktif shalat berjamaah di masjid. Gazali mengatakan Budiman dalam kondisi sehat saat datang ke masjid.

“Setahu saya sehat, dia selalu shalat subuh jarang sekali tidak salat di sini,” ujar Gazali.

Pengurus masjid lantas memanggil polisi sebelum mengevakuasi jasad Budi. Jenazahnya lalu dibawa ke rumah duka.

“Sebelum diangkat ke rumahnya kita panggil polisi dan ada anaknya alhamdulillah beliau meninggal husnul khatimah,” imbuhnya.

Gazali mengatakan jasad Budi dikebumikan di kampung halamannya. Jenazahnya dimakamkan di Kabupaten Soppeng.

“Beliau orang Soppeng, jam 11 di bawa ke Soppeng untuk di kebumikan di sana,” jelasnya.

Gazali lalu mengenang sosok Budiman yang sabar. Dosen Fakultas Kehutanan Unhas itu bakal memasuki pensiun Juni mendatang.

“Pak Budi ini beliau termasuk orang-orang pertama di Perumnas Antang kita dulu sering ronda tahun 1988, beliau sabar tidak banyak bicara, banyak temannya,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here