Singapura Bebaskan Muslim Adakan Ibadah Ramadhan

76

Jakarta, Muslim Obsession – Majelis Ugama Islam Singapura (MUIS) mengumumkan, pihaknya mengiizinkan umat Islam untuk melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan. Seperti shalat tarawih, buka bersama, pembagian zakat dan shalat idulfitri.

Beragam kegiatan khas Ramadan itu sebelumnya tak bisa dilaksanakan karena situasi pandemi Covid-19. Namun kini, umat Muslim Singapura bisa berbahagia pada Ramadhan ini karena sejumlah kegiatan ini bisa dilaksanakan berjemaah lagi:

Ramadhan 2022 ini jamaah yang tidak bisa berbuka puasa di rumah karena kesibukan kerja bisa berbuka puasa di masjid. Beberapa masjid akan menyisihkan area yang jauh dari area shalat untuk berbuka puasa.

Umat Muslim juga dapat melakukan salat magrib sebelum kembali bekerja. Namun, perhatikan bahwa sangat dianjurkan untuk berbuka puasa dan melakukan shalat maghrib di rumah untuk mencegah kepadatan

Ramadan tahun ini, umat Muslim di Singapura juga dapat menunaikan shalat tarawih langsung di masjid. Namun, mereka harus memesan jadwal shalat Isya dan Tarawih secara online terlebih dahulu.

Akan ada satu jendela pemesanan untuk seluruh bulan Ramadhan jadi cukup masuk ke sistem dan memesan jadwal salat sepanjang Ramadan. Pemesanan akan dimulai pada 31 Maret 2022 pukul 10 pagi dengan sekitar 60.000 ruang tersedia setiap malam.

Perhatikan bahwa lebih disarankan untuk merencanakan dahulu dan membatalkan pemesanan jika tidak dapat pergi ke masjid sehingga orang lain bisa mendapatkan slot kosongnya. Ruang khusus untuk jamaah wanita juga akan tersedia di semua masjid

Qiyamullail akan diadakan di masjid-masjid terpilih selama 10 hari terakhir Ramadhan. Masjid-masjid yang mampu juga akan menawarkan Tadarrus (bacaan Al-Qur’an setiap hari), Khatamul Quran dan ceramah setiap hari.

Namun, tidak perlu khawatir jika tidak bisa datang malam itu, ceramah di masjid-masjid yang dipilih akan mengadopsi format hibrida dengan setiap sesi tersedia secara online melalui SalamSG TV atau platform media sosial masjid.

Salat selama Ramadhan akan dilakukan di dalam lokasi masjid. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko penularan komunitas dan untuk tetap berada dalam batas kapasitas masjid. Selain itu, tidak akan ada acara menginap atau sahur yang disediakan di masjid dan sesi akan berakhir pada 4.30 pagi.

Kegiatan pembayaran zakat juga akan kembali dilanjutkan di loket masing-masing masjid. Namun, jika seseorang ingin berzakat, mereka dapat terus membayar zakat dan berdonasi melalui sarana online di Zakat.co.id.

Umat Muslim di Singapura juga dapat terus berdonasi ke portal donasi terpusat ourmasjid.sg untuk mendukung biaya operasional masjid. Selain itu, masjid akan terus mendukung rumah tangga berpenghasilan rendah dengan zakat yang disumbangkan selama Ramadan.

Meski ibadah terbatas akan dilanjutkan selama Ramadhan 2022, MUIS tetap mendorong umat Islam di Singapura untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah. Bagi yang akan beraktivitas di masjid, jangan lupa untuk selalu menggunakan masker dan menjaga jarak aman. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here