Seluruh Rangkaian Ibadah Haji Berakhir Hari Ini

170
Salah satu tempat lempar jumrah (batu) pada ibadah haji di Mina. Di tempat ini, di lembah kawasan mina, menjadi jalur jalan yang di lewati Nabi Ibrahim dan Nabi Ismael menuju tempat penyembelihan. Di tempat ini setan yang mencoba menghalangi dilempari batu oleh Nabi Ibrahim dan Ismael.

Jakarta, Muslim Obsession – Jamaah haji telah memasuki hari akhir untuk melaksanakan seluruh proses ibadah. Para jamaah sudah mulai melakukan Tawaf Al-Wida sebelum meninggalkan Makkah pada Senin (11/7/2022) malam.

Pihak berwenang Saudi mengumumkan 50 persen jamaah haji telah meninggalkan Mina pada Senin (11/7/2022), setelah melakukan ritual mereka. Sementara jamaah haji yang tersisa akan tinggal satu hari lagi di Mina dan kembali hari ini setelah menyelesaikan ritual rajam mereka.

Kepresidenan Umum Urusan Dua Masjid Suci telah menyiapkan sistem pelayanan terpadu untuk memperlancar pelaksanaan ibadah tawaf. Kepala Kepresidenan, Syekh Abdul Rahman Al-Sudais, telah mengerahkan sumber daya manusia, termasuk 500 pekerja, untuk mengelola dan mengatur kerumunan dan bekerja sama dengan otoritas keamanan di dalam Masjidil Haram.

Dilansir di Saudi Gazette, Selasa (12/7/2022), sekitar 50 persen jamaah haji sebelumnya telah meninggalkan kota tenda Mina setelah menyelesaikan ritual rajam. Mereka menuju Makkah untuk melakukan Tawaf Al-Wida, menandai berakhirnya haji.

Peziarah memulai ritual rajam dengan tertib dan damai. Sebanyak tujuh kerikil dilemparkan untuk masing-masing tiang, pertama di Jamrat Al-Sugra, kemudian di Jamrat Al-Wusta, dan terakhir di Jamrat Al-Aqba. Ritual ini meniru rajam yang dilakukan Nabi Ibrahim terhadap setan di tiga tempat, yang mencoba untuk mencegahnya mematuhi perintah Allah SWT untuk mengorbankan putranya Ismail.

Ritual ini merupakan bentuk penolakan kejahatan dalam segala bentuknya dan janji untuk tidak pernah menjadi mangsa intrik dan intrik setan yang terkutuk.

Meskipun haji, salah satu dari lima rukun Islam, berakhir secara resmi pada hari Selasa atau hari ketiga Tashreeq (Ayyam Al-Tashreeq), peziarah diizinkan untuk berangkat sehari lebih awal. Setengah dari jamaah haji tahun ini memanfaatkan kelonggaran untuk berangkat sehari lebih awal.

Kontingen besar aparat keamanan dan personel Pertahanan Sipil serta petugas kesehatan terlihat di berbagai titik di Kompleks Jamarat yang sangat canggih, untuk mengawasi kelancaran pelaksanaan ritual rajam. Setelah mencapai akomodasi mereka di Mina, peziarah mengemasi barang bawaan dan naik bus yang membawa mereka ke Makkah untuk melakukan Tawaf perpisahan.

Sebagian besar jamaah domestik akan meninggalkan Makkah setelah melakukan Tawaf Al-Wida, sementara jamaah asing akan tinggal untuk beberapa waktu, tergantung jadwal penerbangan mereka. Jamaah asing juga wajib melakukan Tawaf Al-Wida sebelum meninggalkan Makkah.

Para peziarah terlihat dalam suasana penuh euforia setelah menyelesaikan perjalanan spiritual seumur hidup mereka. Beberapa peziarah mengungkapkan kegembiraan dan kebahagiaan mereka, karena mendapatkan kesempatan unik dan berkah ilahi untuk berada di antara jumlah Tamu Allah yang terbatas.

Mereka lantas memuji upaya luar biasa yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi, yang dipimpin oleh Penjaga Masjid Suci Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammad Bin Salman, serta Kementerian Haji dan Umrah dan semua lembaga yang terlibat dalam ibadah haji, untuk layanan yang diberikan dan bantuan selama haji agar mereka melakukan ritual dengan mudah dan nyaman.

Para peziarah lantas memanjatkan doa, berharap agar Allah SWT menerima haji mereka dan memberi penghargaan kepada semua orang yang berkontribusi pada kelancaran pelaksanaan haji tahun ini. (Al)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here