Saudi Larang Bus Jamaah Haji Pasang Stiker ‘VIP’

85

Muslim Obsession — Kementerian Haji dan Umrah telah menginstruksikan kepada perusahaan penyedia layanan haji domestik untuk tidak memasang stiker “VIP” di bus yang digunakan untuk mengangkut jamaah selama haji mendatang.

Kementerian juga mengarahkan agar kapasitas setiap bus tidak melebihi jumlah jamaah yang dialokasikan untuk itu, dan harus ada satu bis cadangan untuk setiap 500 jamaah.

Instruksi ini terkandung dalam manual prosedur peraturan yang dikeluarkan oleh kementerian untuk perusahaan dan perusahaan penyedia layanan haji domestik untuk tahun berjalan.

Penyedia layanan seharusnya memperoleh izin untuk masuknya bus berlisensi ke Tempat Suci. Bus wajib melakukan pemeriksaan secara berkala. Juga tidak diperbolehkan untuk menyewakan bus dari luar Kerajaan dalam keadaan apapun.

Dilansir Saudigazette, Selasa (5/7/2022) bus juga tidak boleh digunakan untuk tujuan transportasi domestik penumpang antar kota atau di dalam tempat-tempat suci selain transportasi peziarah yang ditunjuk.

Kementerian juga mencatat bahwa semua bus tua dengan tingkat emisi gas buang yang tinggi akan disita di titik masuk ke Makkah.

Polisi lalu lintas akan memverifikasi melalui perangkat seluler, rasio knalpot bus tersebut, dan berdasarkan itu, kendaraan akan disita atau hukuman atas pelanggaran akan diberikan terhadapnya.

Adapun bus-bus yang berada di dalam Makkah, akan disimpan di suatu lokasi dan tidak diperbolehkan keluar untuk menghindari pencemaran yang ditimbulkannya terhadap lingkungan.

Petunjuk dalam manual tersebut juga mencakup identifikasi jamaah haji domestik, yang akan diangkut oleh masing-masing bus yang memiliki izin, dan penulisan nama mereka dalam surat pernyataan transportasi yang berisi data pribadi jamaah haji, serta nomor izin haji, nama perusahaan atau pendirian yang menyediakan layanan dan nomor lisensinya.

Setiap bus harus membawa satu asli dan dua salinan foto dari pernyataan transportasi otomatis dengan dicap dengan stempel perusahaan.

Pernyataan-pernyataan ini harus disampaikan di titik masuk ke Makkah setelah memastikan bahwa itu mencakup data berikut – nama peziarah, nomor izin hajinya, nama perusahaan atau perusahaan yang mengadakan kontrak, jenis dan model kendaraan, nomor pelat dan nama pengemudi.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here