Respons Restoran Babiambo, Gus Miftah: Sejak Kapan Rendang Punya Agama?

80
KH. Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah.

Jakarta, Muslim Obsession – Baru-baru ini publik diramaikan dengan adanya restoran padang di Kelapa Gading, Jakarta yang meyediakan makanan khas padang dari olahan babi. Restoran tersebut diberi nama Babiambo. Penjualnya pun sudah menjalani pemeriksaan di kepolisian.

Menanggapi hal itu, Gus Miftah menyatakan, sebagai seorang Islam maka wajib mengonsumsi makanan halal seperti diatur dalam surat Al-Baqarah ayat 168. Babi adalah makanan haram yang sudah diatur dalam Islam. Namun bagi penganut agama lain, belum tentu sama.

“Kewajiban makan makanan yang halal itu untuk orang Islam ya. Orang non-Islam ya terserah mau makan apa. Termasuk mau dimasak dengan bumbu apa, dengan cara apa. Itu selera saja,” ujarnya di akun TikTok pribadinya, dikutip pada Selasa (14/6/2022).

Gus Miftah justru berterima kasih kepada penjual makanan yang jujur dengan memberikan label non-halal pada produk yang dijual. Karena itu, sang pendakwah meminta masyarakat lebih bijak dalam menyikapi hal tersebut.

“Ketika kita melihat makanan non halal, yang kita lakukan jangan emosi. Cukup dengan tidak usah membeli. Selesai! Eh ngomong-ngomong sejak kapan ya rendang punya agama?” katanya lagi.

Video yang diunggah Gus Miftah itu dibanjiri komentar pro dan kontra dari warganet. Akun @J*no0* menuliskan, “Aku malah mau tanya, rendang itu agamanya apa sih?” Komentar senada diungkapkan @an*yrim*ny, “Setuju! Sehat selalu ustadz.”

Akun @SNI*PER_G* mengungkapkan, “Kalau menurutku yang jadi permasalahan itu bukan rendangnya, tapi nama yang mencatut Padang. Kalau dia buat nama yang gak ada Padang-nya kurasa enggak ada masalah.”* (Al)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here