Ingin Cegah Risiko Penyakit Jantung? Coba Deh Makan Semangka!

Ingin Cegah Risiko Penyakit Jantung? Coba Deh Makan Semangka!
Muslim Obsession - Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan di Nutrients, makan semangka sebenarnya bisa membantu meningkatkan total asupan nutrisi dan kualitas diet. Penulis penelitian menganalisis data dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional (NHANES) siklus 2003-2018. Mereka menemukan orang yang mengonsumsi semangka memiliki asupan nutrisi penting yang lebih besar termasuk serat makanan, magnesium, potasium, vitamin C, dan vitamin A, serta lycopene dan karotenoid lainnya. "Ini menunjukkan bahwa semangka dapat meningkatkan asupan nutrisi serta kualitas makanan pada anak-anak dan orang dewasa Amerika," kata penulis penelitian tersebut, dilansir Healthline, Sabtu (13/5/2023). Temuan ini mirip dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan makan buah secara umum berkontribusi terhadap asupan nutrisi, tetapi penelitian lain kurang melihat semangka secara khusus. Orang-orang dari analisis data yang mengonsumsi semangka juga memiliki asupan gula tambahan dan asam lemak jenuh total yang lebih rendah. Kristen Fulgoni, analis riset dan penulis studi, mempresentasikan temuan penelitian pada pertemuan tahunan American Society for Nutrition, Nutrition 2023 di Boston. Semangka penuh dengan air, hampir bebas lemak, dan merupakan sumber vitamin dan mineral penting. Makan semangka dikaitkan dengan manfaat kesehatan berikut: 1. Mengurangi resistensi insulin 2. Mengurangi nyeri otot (rebound lebih cepat) 3. Manfaat semangka juga terkait dengan pencernaan yang lebih baik, peningkatan kesehatan kulit, dan tingkat peradangan yang lebih rendah. Nutrisi dalam 2/3 cangkir (100 gram) semangka mentah menurut USDA adalah: Kalori: 30 Air: 91% Protein: 0,6 gram Karbohidrat: 7,6 gram Gula: 6,2 gram Serat: 0,4 gram Lemak: 0,2 gram Semangka juga memiliki manfaat kesehatan jantung “Semangka adalah buah yang menawarkan cara yang bagus untuk membantu Anda tetap terhidrasi (dengan kandungan airnya yang besar), dan kaya akan vitamin C, magnesium, kalsium, dan potasium,” kata Kristin Kirkpatrick, MS, RDN, ahli gizi dan penulis. "Ini juga rendah pada beban glikemik, yang mengimbangi gagasan bahwa makan semangka akan menyebabkan lonjakan gula darah dan insulin yang ekstrem," jelas Kirkpatrick. Secara khusus, dia menghubungkan manfaat kesehatan jantung dari semangka dengan lycopene, antioksidan nabati. Likopen adalah nutrisi yang memberi pigmen merah muda atau merah pada buah-buahan tertentu. Penelitian menunjukkan lycopene dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung atau kematian dini akibat penyakit jantung. USDA mengatakan penelitian telah menunjukkan bahwa satu setengah cangkir semangka mengandung sekitar 9 hingga 13 miligram lycopene. Jadi rata-rata semangka mengandung likopen sekitar 40% lebih banyak daripada tomat, kata Kirkpatrick setelah mengutip laporan tersebut. "Semangka juga tinggi asam amino yang dikenal sebagai citrulline," tambah Kirkpatrick.