Larangan Bagi Wanita Haidh, Nifas, Orang Junub, dan Orang yang Berhadats

Larangan Bagi Wanita Haidh, Nifas, Orang Junub, dan Orang yang Berhadats
Muslim Obsession – Salah satu hal yang jarang diperhatikan adalah adanya larangan bagi wanita yang tengah haidh dan nifas, juga mereka yang junub dan memiliki hadats. Hadats adalah keadaan tidak suci pada orang yang telah balig dan berakal sehat Dalam matan Taqrib, Al-Qadhi Abu Syuja’ rahimahullah menyatakan bahwa ada delapan hal yang menjadi larangan bagi wanita haidh dan nifas.

وَيَحْرُمُ بِالحَيْضِ وَالنِّفَاسِ ثَمَانِيَّةُ أَشْيَاءَ الصَّلاَةُ وَالصَّوْمُ وَقِرَاءَةُ القُرْآنِ وَمَسُّ المُصْحَفِ وَحَمْلُهُ وَدُخُوْلُ المَسْجِدِ وَالطَّوَافُ وَالوَطْءُ وَالاِسْتِمْتَاعُ بِمَا بَيْنَ السُّرَّةِ وَالرُّكْبَةِ

“Yang diharamkan untuk wanita haidh dan nifas ada delapan hal: shalat, puasa, membaca Al-Quran, menyentuh dan membawa mushaf, masuk masjid, thawaf, berhubungan intim, dan bercumbu antara pusar dan lutut”. Mengutip Rumaysho, larangan shalat bagi wanita haidh ini berlaku untuk shalat fardhu, shalat sunnah, maupun shalat jenazah. Jika wanita haidh itu wudhu, lalu mengerjakan shalat, shalatnya batal dan ia berdosa. Wanita haidh dan nifas masih dibolehkan membaca Al-Quran ketika khauf (khawatir), untuk maksud berdoa, takut lupa, atau keadaan darurat untuk belajar. Para ulama empat madzhab sepakat bahwa haram bagi orang yang junub membaca Al-Quran. Dalil pendukungnya adalah hadits berikut dari ‘Ali bin Abi Thalib,

أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ لا يَحْجُبُهُ عَنْ قِرَاءَةِ الْقُرْآنِ شَيْءٌ إِلاَّ أَنْ يَكُونَ جُنُبًا

“Nabi ﷺ tidaklah melarang dari membaca Al-Quran sedikit pun juga kecuali dalam keadaan junub.” (HR. Ibnu Hibban, 3:79; Abu Ya’la dalam musnadnya, 1:400. Husain Salim Asad menyatakan bahwa sanad hadits ini hasan). Sementara bagi orang yang junub, jelas Al-Qadhi Abu Syuja’ rahimahullah, ada lima larangan, yakni: shalat, membaca Al-Quran, menyentuh dan membawa mushaf, thawaf, dan berdiam di masjid.

وَيَحْرُمُ عَلَى الجُنُبِ خَمْسَةُ أَشْيَاءَ: الصَّلاَةُ وَقِرَاءَةُ القُرْآنِ وَمَسُّ المُصْحَفِ وَحَمْلُهُ وَالطَّوَافُ وَاللُّبْثُ فِي المَسْجِدِ

Adapun yang diharamkan untuk orang yang berhadats ada tiga hal, yaitu: shalat, thawaf, dan menyentuh dan membawa mushaf Al-Quran.

وَيَحْرُمُ عَلَى المُحْدِثِ ثَلاَثَةُ أَشْيَاءَ: الصَّلاَةُ وَ الطَّوَافُ وَمَسُّ المُصْحَفِ وَحَمْلُهُ

Wallahu a’lam bish shawab.