Ragu Yesus Tuhan, Tere Akhirnya Mantap Masuk Islam

122

Jakarta, Muslim Obsession – Penyanyi bernama lengkap Tere Ebenna Ezeria Pardede alias Tere memutuskan untuk menjadi mualaf. Keyakinannya masuk Islam berawal karena keraguannya terhadap kepercayaan agama sebelumnya yang menyebuy Yesus Tuhan.

Tere bercerita perkenalannya dengan Islam dimulai saat dia masih kuliah. Kala itu, dia berdiskusi tentang agama dengan teman-temannya. Dari diskusi itu, ia mulai ragu Yesus sebagai anak Tuhan.

“Ada satu statement dari teman saya yang berkisah tentang kata-kata neneknya yang seorang mualaf: ‘Dalam Islam, juga ada Yesus. Tapi bukan sebagai Tuhan melainkan Nabi’ Nah, pernyataan itulah yang memantik saya,” ujarnya dikutip dari channel YouTube Official iNews.

Tere kemudian mulai mencari tahu kebenaran dari pernyataan temannya tentang Yesus tersebut dengan membedah Alkitab dan Al-Quran sekaligus.

Setelah membedah Al-Quran lebih dalam, Tere akhirnya menemukan jawaban dalam surat An-Nisa Ayat 157 dan 158. Di dalamnya dijelaskan perspektif Islam bahwasanya Nabi Isa AS bukanlah orang yang disalibkan.

Allah mengangkat Nabi Isa langsung ke langit sebagai bentuk kasih sayang dan karuniaNya. “Singkat cerita, Allah mengizinkan saya untuk menemukan ayat-ayat yang membuka cakrawala berpikir saya dan sebenarnya secara logika ini sudah make sense. Tapi hati saya masih keras saat itu,” tuturnya

Pencarian itu justru membuat Tere semakin gelisah dan stres dan memilih menjadi agnostik, suatu pandangan mengenai ketidaktahuan tentang Tuhan. Kondisi itu, menurutnya, bertahan selama setahun.

“Saya sempat berpikir, kalau semua agama buatan manusia. Yang penting, saya tahu Tuhan saya satu. Dia adalah pencipta dunia ini. Dan saya menyebut Dia sesuka saya. Dia kan maha tahu. Dulu berpikirnya begitu,” tuturnya.

Selama menjadi agnostik, Tere mengaku mendapat teguran keras dari Allah dengan mendapatkan mimpi yang menurutnya sangat menyeramkan. Dari mimpi itulah dia mantap memeluk Agama Islam.

“Mimpinya waktu itu saya terbujur kaku. Kemudian ada cahaya yang bertanya, ‘Siapa Tuhanmu? Siapa nabimu?’ Alhamdulillah, Allah kasih saya bangun. Itu pesan dari langit buat saya,” ujar penyanyi 42 tahun itu.

Tere kemudian mengucap dua kalimat syahadat di Masjid Raya Pondok Indah, pada 2 September 2000. Setelah resmi menjadi mualaf, dia mengaku, tidak mudah menjadi seorang muslimah.

Pelantun Awal Yang Indah tersebut menyebut, saat itu belum seutuhnya memiliki iman Islam. “Yang namanya iman itu harus dipupuk dengan menumbuhkan rasa cinta kepada Allah SWT dan rasulnya. Saat itu saya belum paham,” ungkap Tere. (Al)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here