Puasa 1 Ramadhan 1443 H Pemerintah dengan Muhammadiyah Diprediksi Beda

210
Ilustrasi Puasa (Foto: Islam Kafah)

Jakarta, Muslim Obsession – Penetapan puasa untuk 1 Ramadhan antara pemerintah dengan Muhammadiyah diprediksi berbeda. Hal itu disampaikan oleh Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (LAPAN) BRIN.

BRIN menduga awal Ramadan atau tanggal 1 Ramadhan 1443 Hijriah yang ditetapkan pemerintah jatuh pada Minggu 3 April 2022. Sementara Muhammadiyah
sudah menetapkan puasa Ramadhan pertama pada 2 April 2022.

Profesor riset bidang Astronomi dan Astrofisika, Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin, mengatakan ketinggian hilal pada 1 April hanya sedikit di atas 2 derajat, dengan demikian Thomas mengungkap hilal tidak mungkin terlihat pada hari itu.

“Wilayah Indonesia umumnya menetapkan tinggi hilal kurang dari dua derajat,” ujar Thomas seperti dikutip situs resmi Lapan.

Jika hilal tidak terlihat pada 1 April, kata Thomas, maka jumlah hari pada bulan Sya’ban tahun ini akan digenapkan menjadi 30 hari.

Lebih lanjut Thomas menyoroti mengenai kriteria baru dalam penentuan awal Ramadhan.

Menurutnya, sejak 2022 Kementerian Agama Republik Indonesia telah menggunakan kriteria MABIMS atau Menteri-menteri Agama Brunai Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

“Sejak awal 2022 Kementerian Agama mengadopsi Kriteria Baru MABIMS, yaitu tinggi bulan minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat,” tuturnya.

Dengan kriteria baru tersebut, posisi bulan di wilayah Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura dan negara-negara yang tergabung MABIMS belum memenuhi kriteria.

Namun Thomas menganjurkan agar masyarakat menunggu keputusan pemerintah melalui sidang isbat, yang akan digelar pemerintah pada 1 April 2022.

Sebelumnya, Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan atau tanggal 1 Ramadhan 1443 Hijriah jatuh pada Sabtu, 2 April 2022. Penetapan tersebut merupakan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Maklumat yang ditandatangani Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir dan Sekretaris Agung Danarto itu juga menetapkan 1 Syawal atau Idulfitri pada 2 Mei 2022.

Itu berarti warga Muhammadiyah akan melaksanakan salat Tarawih terakhir Ramadhan 1443 H, pada Minggu, 1 Mei 2022, sementara Zulhijah 1443 pada Kamis, 30 Juni dan Hari Arafah atu 9 Zulhijah pada 9 Juli 2022. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here