PTQ Event untuk Pelihara Cinta dan Dalami Al-Quran

412
Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi menutup Pekan Tilawatil Quran (PTQ) Ke-52 Radio Republik Indonesia (RRI), Sabtu (16/4/2022). (Foto: Kemenag)

Takengon, Muslim Obsession – Pekan Tilawatil Quran (PTQ) menjadi event yang sangat bermanfaat dalam rangka memelihara kecintaan dan kesadaran umat Islam untuk mendalami esensi, makna, dan hikmah yang terkandung dalam Al-Quran dan Hadits sebagai petunjuk.

Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, menguasai ilmu-ilmu keagamaan yang berkaitan dengan Al Quran dan Hadits akan membawa keberkahan serta semakin luas lagi dampaknya.

Demikain dikemukakan Wamenag saat menutup Pekan Tilawatil Quran (PTQ) Ke-52 Radio Republik Indonesia (RRI) Tingkat Nasional di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (16/4/2022) malam.

Wamenag mengapresiasi PTQ ke-52 yang secara konsisten dilaksanakan RRI  dalam rangka memelihara kecintaan dan kesadaran umat Islam.

Mengusung tema “Rahmat Semesta, Pulih Bersama, Bangkit Perkasa”, Wamenag berharap gema musabaqah ini memberi dampak sosial dan sentuhan syiar dakwah yang berkesan kepada masyarakat dan bangsa yang penuh dinamika dan tantangan.

“Pekan Tilawatil Quran sekaligus merupakan bukti komitmen RRI, yang terus memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan nilai nilai moderasi beragama di Indonesia,” ujarnya.

Wamenag mengucapkan selamat kepada pemenang. Dia berpesan agar mereka tidak berpuas diri. Raihan dalam kejuaraan ini harus menjadi motivasi. Bagi yang belum beruntung, Wamenag berharapterus semangat berjuang dan jangan berkecil hati.

“Sebagai ikhtiar untuk mencegah penularan wabah ini saya berharap panitia, peserta dan seluruh pihak yang terlibat untuk selalu menjaga kesehatan, mematuhi protokol kesehatan sampai dengan selesainya penyelenggaraan kegiatan ini,” pesan Wamenag.

Sebelumnya, Direktur Utama LPP RRI Hendrasmo menyampaikan, PTQ RRI bukan hanya dalam rangka menyemarakan Ramadan, namun juga memberikan ruang bagi generasi muda meningkatkan kemampuan memahami Al-Quran.

“PTQ digelar untuk memberikan ruang pada generasi muda meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran sehingga generasi muda juga dapat memahami isi Al-Quran dan mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” terang Hendrasmo​.​​​​​​

“Harapannya, nilai-nilai Qurani memberi rahmat pada semesta alam dari bumi gayo ke seluruh penjuru Indonesia,” sambungnya.

Di hadapan Wamenag, Hendrasmo menyampaikan bahwa PTQ RRI telah dilaksanakan sejak tahun 1968. Namun pada dua tahun sebelumnya terhenti akibat Covid19. Pada PTQ ke 52 tahun 2022 terdapat 3 (tiga) cabang perlombaan yang diikuti secara langsung oleh 280 peserta dari 65 Satker RRI se-Indonesia.

Mulai tahun ini, lanjutnya, terdapat satu cabang baru dalam even tahunan PTQ RRI, yakni Cabang Tartil Tunanetra sensorik. “Pelaksanaannya masih dilakukan secara daring dari Satker RRI masing-masing, untuk kemudian dinilai oleh dewan hakim secara virtual,” jelas Hendrasmo.

“Sampai jumpa kembali di PTQ RRI ke 53 di Kendari, Sulawesi Tenggara,” tutup Hendrasmo.

Turut hadir pada penutupan PTQ RRI ke 52, Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar, Rektor IAIN Takengon Zulkarnain, Kanwil Kemenag Prov. Aceh Plt. Kabag TU Marzuki, Ka.Kemenag Aceh Tengah Saidi Bentara. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here