Promosi ‘Nakal’ Holywing Berujung BUI

444

Jakarta, Muslim Obsession – Holywings kembali membuat kontroversi, yakni merilis promo miras gratis bagi pelanggan yang menyandang nama ‘Muhammad’ dan ‘Maria.’ Sontak, publik pun geram kepada klub malam dan bar kondang ini.

Langkah Holywings tersebut dinilai menistakan agama lantaran memakai dua nama tokoh besar agama, terutama Muhammad, yakni nabi junjungan ummat islam yang salah satu ajarannya melarang konsumsi minuman beralkohol.

Holywings kini harus menghadapi kecaman berbagai pihak khususnya lembaga keagaamaan. Bahkan, Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (24/6) telah menetapkan enam orang tersangka kasus promosi minuman gratis untuk yang bernama ‘Muhammad’ dan ‘Maria’ di Holywings, yakni pria inisial EJD (27) creative director Holywings, perempuan inisial NDP (36) head team promotion, pria inisial DAD (27) pembuat desain virtual, perempuan inisial EA (22) tim admin media sosial, perempuan inisial AAB (25) socmed officer, dan perempuan inisial AAM (25) admin tim promo.

Mereka melakukan promosi ‘nakal’ tersebut untuk menarik minat pengunjung Holywings. Khususnya, di outlet Holywings yang pendapatannya di bawah target 60 persen.

Dalam kasus itu, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya screenshot postingan akun Holywings, 1 unit PC komputer, 1 unit handphone, 1 hard disk, dan 1 unit laptop.

Pandangan Islam Soal Muslim yang Minum dan Menjual Khamr

Mengonsumsi minuman beralkohol tegas diharamkan bagi umat muslim. Dalam Al-Qur’an tertulis jelas bahwa umat muslim dilarang mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol. Rasulullah SAW juga menyebutkan bahwa khamr atau minuman beralkohol termasuk minuman yang patut dihindari.

Larangan minum minuman beralkohol dijelaskan dalam surah An-Nisa ayat 43, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.”

Demikian juga disebutkan dalam surah Al-Maidah ayat 90 soal larangan mengonsumsi khamr. “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”

Nabi Muhammad SAW bahkan menyebut bahwa Allah SWT melaknat orang-orang yang meminum khamar. Tidak hanya peminum, orang-orang yang terlibat dalam jual beli khamar dari pemeras anggur hingga penjual juga masuk sebagai orang-orang yang dilaknat Allah.

Rasulullah SAW bersabda: “Allah melaknat khamar, orang yang meminumnya, orang yang menuangkannya, penjualnya, pembelinya, orang yang memerasnya, orang yang mengambil hasil perasannya, orang yang mengantarnya dan orang yang meminta diantarkan.” (HR. Ahmad).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here