Pria Pembakar Al-Quran di Rusia Dijatuhi Hukuman 3,5 Tahun 

533
Nikita Zhuravel (Foto: Reuters)
Nikita Zhuravel (Foto: Reuters)

Muslim Obsession – Seorang pria Rusia pada Selasa (27/2/2024) dijatuhi hukuman 3,5 tahun penjara karena membakar Al-Quran di wilayah Chechnya, Rusia.

Pengadilan di ibu kota Grozny menjatuhkan hukuman kepada Nikita Zhuravel, 20 tahun, yang ditahan pada Mei 2023.

Dia dituntut berdasarkan undang-undang yang menyinggung perasaan umat beragama setelah dia membakar salinan Al-Quran di luar sebuah masjid di Volgograd, 800 kilometer (500 mil) dari Grozny.

Penyelidik Rusia memindahkan kasusnya ke Chechnya. Komite Investigasi yang menangani kejahatan berat mengatakan hal itu terjadi karena mereka menerima banyak pesan dari warga Chechnya yang meminta untuk ditetapkan sebagai pihak yang dirugikan.

Chechnya memiliki populasi mayoritas Muslim dan pemimpin pro-Kremlin Ramzan Kadyrov adalah pemimpin Muslim terkemuka di Rusia.

Kantor berita negara TASS melaporkan bahwa Zhuravel mengaku bersalah atas tuduhan tersebut, berulang kali meminta maaf di pengadilan, dan mengatakan dia tidak memikirkan konsekuensi tindakannya.

Komite Investigasi mengklaim bahwa dia dibayar untuk membakar Al-Quran oleh intelijen Ukraina.

Rusia memperkenalkan undang-undang yang melarang tindakan menyinggung perasaan umat beragama pada tahun 2013 sebagai bagian dari perubahan Kremlin menuju nilai-nilai sosial konservatif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here