Pengamat: Cuitan Ferdinad Masuk Pelanggaran UU ITE

134

Jakarta, Muslim Obsession – Pengamat telematika Heru Sutadi mengatakan, cuitan Ferdinand Hutahaean yang menyebut ‘Allahmu ternyata lemah’ sudah memenuhi syarat pelanggaran UU ITE. Karena itu, Polisi dianggap perlu segera melanjutkan proses hukum terhadap Ferdinad.

Ia mengatakan cuitan yang isinya membandingkan Tuhan tersebut berpotensi menimbulkan kebencian di masyarakat karena isu SARA.

“Kalau saya lihat dan analisis sih patut diduga bisa masuk pelanggaran Pasal 28 ayat (2) UU ITE. Tapi kan untuk menentukan bersalah atau tidak, biarkan nanti pihak Kepolisian yang menentukan bila kasus ini dikembangkan oleh mereka. Sebab kan harus mengedepankan asas praduga tak bersalah,” kata Heru, Kamis (6/1/2021).

Pasal 28 ayat (2) UU ITE sendiri berbunyi: “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).”

Heru mengatakan pasal tersebut dengan jelas telah menuliskan larangan untuk menyebarkan informasi yang menimbulkan kebencian atau permusuhan berdasarkan SARA.

“Di mana kata kuncinya adalah ‘dengan sengaja’, ‘menyebarkan informasi’, ‘menimbulkan kebencian atau permusuhan berdasarkan SARA’,” ucap Heru.

“Nah, apa yang dilakukan FH tentu perlu dicek adakah masuk dalam 3 kata kunci tersebut. Tambah lagi, dalam pedoman pelaksanaan adalah juga kunci tambahan ‘di muka umum’,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan netizen banyak yang melontarkan kemarahannya gegara cuitan dari Ferdinand Hutahaean. Seperti diketahui dalam akun Twitternya @FerdinandHaean3, dia sempat mencuit soal ‘Allahmu ternyata lemah’.

Cuitan tersebut dibuat Selasa (4/1/2022) kemarin. Namun cuitan itu kini sudah dihapus.

“Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah, harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, Dialah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela,” demikian bunyi cuitan Ferdinand.

Ferdinand sendiri telah melakukan penjelasan terhadap cuitan yang menghebohkan itu. Dia mengaku cuitannya itu hanyalah sebatas dialog imajiner.

Ferdinand Hutahaean juga bakal melapor balik pihak yang melaporkannya ke kepolisian. Sebab mantan kader Partai Demokrat itu merasa telah difitnah dan menyeret dirinya ke situasi yang tidak dia lakukan.

“Sebagai Warga Negara yang baik, saya akan mengikuti dgn baik proses hukum laporan yg dilakukan. Dan saya juga akan melawan dgn melaporkan balik pelapor krn telah memfitnah saya dan menyeret2 saya kepada sebuah situasi yg tdk saya lakukan..!!,” ujar Ferdinand di akun Twitternya. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here