Pemandangan Indah, Fans di Qatar Tinggalkan Pertandingan FIFA Demi Shalat Jumat

177

Muslim Obsession – Pemandangan indah bisa disaksikan di tengah padatnya jadwal Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 pada Jumat, 26 November 2022.

Fans dari berbagai negara terlihat berbondong-bondong ke masjid untuk menunaikan shalat Jumat pertama sejak perhelatan akbar sepak bola dimulai di negara Teluk itu.

Tak hanya suporter, pemain, dan official muslim pun dikabarkan menghentikan segala aktivitasnya saat terdengar suara muadzin memulai adzan.

Salah satu masjid utama yang dikunjungi para penggemar masjid untuk menjalankan kewajibannya sebagai pria Muslim untuk shalat berjamaah mingguan adalah Masjid Ibrahim Al-Khalil yang terletak di Teluk Barat Doha.

Masjid dengan menara menjulang tinggi dan pintu kayu berukir itu terlihat dipadati penggemar yang mayoritas berasal dari Tunisia, Oman, dan India, serta pejabat FIFA berseragam, dan anak-anak yang mengenakan seragam sepak bola Prancis, serta ratusan jamaah lainnya.

Sebagai negara Muslim pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia, Qatar dikatakan telah mengakomodasi penggemar Muslim yang tidak pernah seperti sebelumnya dengan menyediakan stadion mushala, konsesi menjual makanan halal, dan larangan minum bir di stadion.

Yousef Al Idbari, seorang suporter tamu dari Maroko, mengaku senang bisa mengikuti shalat Jumat karena kompetisi digelar di negara Islam tersebut.

Sementara itu, Ridwan Goolam Hoosen, penggemar berat sepak bola asal Afrika Selatan, membandingkan pengalamannya saat mengikuti Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, di mana ia kerap gagal menyaksikan gol atau melewatkan pemain yang dikeluarkan dari lapangan lantaran ia harus meninggalkan lapangan untuk mencari ruang shalat, yang tentunya berbeda dengan Piala Dunia tahun ini yang menurutnya sangat cocok untuk seorang muslim seperti dirinya.

Menjadi tuan rumah salah satu acara olahraga terbesar di dunia, Qatar tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mempromosikan Islam dan menghilangkan stigma negatif dan Islamofobia di seluruh dunia.

Setiap langkah dari hotel ke stadion, penyelenggara acara memastikan pesan Islam disampaikan secara halus.

Mereka bahkan membuka acara dengan pembacaan Al-Quran dan terjemahan bahasa Inggris dari ucapan dan ajaran Nabi Muhammad Saw. yang dipasang di jalan-jalan Doha.

Panitia juga menjamin pengalaman yang luar biasa, memastikan pengunjung tidak melewatkan keindahan dan keagungan Adzan. Untuk itu, mereka mendatangkan muadzin dengan suara merdu dan memasang mikrofon di stadion untuk mengumandangkan azan.

Seorang jurnalis Inggris, Robert Carter, melalui akun Twitternya @Bob-cart124, mengatakan bahwa FIFA Fan Fest di Qatar dihentikan pada waktu shalat, memberikan kesempatan unik bagi pengunjung untuk melihat Islam yang sesungguhnya.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here