PBNU: Doa Qunut Nazilah Boleh Dibaca untuk Kemerdekaan Palestina

48
Sejumlah massa menggelar aksi damai mendukung Palestina di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat, Jakarta, Jumat (21/5/2021). (Foto: M. Akbar H/ Muslim Obsession)

Jakarta, Muslim Obsession — Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Fahrur Rozi menyebut doa qunut nazilah boleh dibaca untuk meminta pertolongan Allah SWT agar rakyat Palestina memperoleh kemerdekaannya.

Hal itu disampaikan merespons seruan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar umat Islam memanjatkan doa qunut nazilah jelang hari kemerdekaan Israel 14 Mei.

“Qunut nazilah saat ini boleh saja di baca untuk memohon pertolongan Allah untuk kemerdekaan dan pembebasan rakyat Palestina secara damai,” kata pria yang akrab disapa Gus Fahrur, Senin (9/5).

Fahrur menjelaskan bahwa qunut nazilah merupakan doa yang dipanjatkan ketika terjadi musibah, wabah penyakit dan dalam kondisi peperangan melawan musuh.

Ia menyinggung Nabi Muhammad SAW pernah memanjatkan doa qunut nazilah guna memohon pertolongan Allah SWT untuk mengalahkan musuh. Hal itu seperti diriwayatkan dalam sebuah hadis oleh Imam Bukhari dari Ibnu Umar.

“Dia mendengar Rasulullah SAW ketika beliau bangun dari rukuk pada rakaat terakhir shalat Subuh, setelah membaca “Sami’allahu Liman Hamidah” beliau berdoa, ‘Ya Allah, laknat lah fulan, fulan, dan fulan,” kata Fahrur.

Lebih lanjut, Fahrur menegaskan Indonesia sampai saat ini belum pernah mengakui kemerdekaan Israel. Pemerintah Indonesia, kata dia, juga belum membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

“Kita mendukung dan kemerdekaan Palestina sebagai negara berdaulat,” kata dia.

Sebelumnya, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri Sudarnoto Abdul Hakim menyerukan kepada umat Islam untuk memanjatkan doa qunut nazilah saat melaksanakan ibadah salat jelang peringatan kemerdekaan Israel pada tanggal 14 Mei mendatang.

Menurutnya, hari kemerdekaan Israel 14 Mei sangat melukai warga Palestina. Pasalnya, tepat pada tanggal itu di tahun 1948 lalu telah terjadi pengusiran besar-besaran terhadap warga Arab Palestina.

“Menyerukan kepada seluruh umat Islam, sesuai dengan tausiyah lebaran MUI baru-baru ini, diserukan agar memanjatkan doa qunut nazilah saat melaksanakan salat dalam waktu yang panjang,” kata Sudarnoto dalam keterangan resminya dikutip, Ahad (8/5). (Al)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here