Orangtua Harus Lindungi Anak dari Sisi Gelap Internet

151
Anak dan Gadget
Gadget yang diberikan memang memanjakan anak. Tapi seringkali membuat anak terdidik untuk tak memiliki respon positif terhadap orang lain.

Muslim Obsession – Pakar memperingatkan bahwa orangtua harus melindungi anak-anak dari sisi gelap internet.

Orangtua harus dapat memeriksa apa yang dilakukan anak-anak mereka secara online dan apakah situs yang mereka kunjungi aman.

Dengan pesatnya perkembangan teknologi dan penetrasi internet yang terus meningkat, semakin banyak orang yang terpapar web dan media sosial pada khususnya.

Meskipun internet dapat menjadi sumber informasi yang hebat, sifatnya yang tidak tersaring membawa serangkaian masalahnya sendiri, terutama bagi anak-anak.

Menurut para ahli, orangtua harus berperan lebih aktif dalam menjaga keamanan anak-anak mereka saat online.

Pakar media sosial Alaattin ağıl, yang memiliki pengalaman bekerja di Turki dan beberapa negara lain, memperingatkan bahwa penggunaan internet sekarang membutuhkan lebih banyak kesadaran.

Dia mengambil contoh film dokumenter Netflix baru-baru ini, “Neraka Cyber: Mengekspos Horror Internet,” yang memusatkan perhatian pada kasus Korea Selatan di mana operator ruang obrolan online memaksa wanita muda, termasuk anak di bawah umur, untuk membuat dan mengirim video seksual eksplisit.

Ağıl mengatakan bahwa ancaman semacam itu sangat nyata dan bisa terjadi pada siapa saja. Dia menggarisbawahi perlunya melindungi anak-anak secara online.

“Kita harus lebih berhati-hati dalam menggunakan internet. Terutama kita harus menjauhkan anak-anak dari sisi gelap internet,” tambahnya.

Dia menggarisbawahi peran keluarga dalam penggunaan internet yang aman. “Baru-baru ini kita melihat banyak orang, terutama anak-anak, dilecehkan dan diintimidasi melalui internet. Pelecehan ini, baik materi maupun moral, secara langsung mempengaruhi kehidupan anak-anak. Penting untuk memastikan bahwa anak-anak hanya memiliki akses ke bagian yang bagus dari internet.”

“Pada titik ini, keluarga memiliki peran kunci untuk dimainkan. Penting bagi keluarga untuk memiliki koneksi dan komunikasi yang tepat dengan anak-anak agar mereka tidak terjebak dalam sisi gelap internet.”

Ağıl mengatakan bahwa film dokumenter “Neraka Cyber: Mengekspos Horror Internet,” menyentuh persis masalah ini.

“Saya pikir semua keluarga harus menonton film dokumenter ini. Ini mengungkap bagaimana jaringan ruang obrolan online anonim dan eksploitatif telah menjadi sarang kejahatan seksual. Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun menyembunyikan dirinya dan mendorong gadis-gadis muda untuk bunuh diri adalah sisi gelap dari internet yang perlu diperhatikan.”

Pakar media sosial menambahkan bahwa anak-anak harus dijauhkan dari jebakan seperti itu tetapi itu hanya mungkin dengan meningkatkan kesadaran tentang jumlah masalah baik orang dewasa maupun anak-anak.

“Sangat penting bagi keluarga untuk tidak membiarkan penggunaan internet anak-anak mereka tidak terpantau. Orang tua harus dapat memeriksa apa yang dilakukan anak-anak mereka secara online dan apakah situs yang mereka kunjungi aman,” kata ağıl.

“Jika keluarga menjadi sadar dan berkomunikasi dengan benar dengan anak-anak mereka, mereka akan belajar bagaimana menggunakan internet dengan aman. Anda tahu internet adalah revolusi besar. Ini telah memfasilitasi akses informasi, tetapi bagaimana kita menggunakannya sangat penting.”

“Namun, agar tidak menjalani kehidupan yang bergantung pada teknologi, kita tidak boleh berpikir bahwa kita hanya dapat melakukan banyak hal berkat internet,” pungkas ağıl.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here