Orang Asing Kini Bisa Beli Properti di Makkah dan Madinah, Syaratnya Harus Muslim

333
Hotel di Makkah (Foto: Ditjen PHU)

Muslim Obsession – Menurut otoritas real estat Arab Saudi, orang asing kini diizinkan untuk dapat memiliki properti di seluruh Arab Saudi, termasuk di kota suci Makkah dan Madinah.

Abdullah Alhamad, CEO Otoritas Umum Real Estat, mengatakan kepada saluran Saudi Rotana Khalijiya pekan lalu bahwa orang non-Saudi yang beragama Islam dapat membeli properti pertanian, komersial, dan perumahan di negara tersebut.

Lebih lanjut, Alhamad akan memberikan detail lebih lanjut tentang cara kerja pembelian.

Menurut Alhamad, keputusan itu berlaku untuk “semua tempat” tetapi akan “tunduk pada kontrol” di Makkah dan Madinah, di mana masuknya non-Muslim sangat dibatasi.

Megacity senilai $500 miliar, yang dikenal sebagai NEOM, adalah bagian dari rencana Visi 2030 Arab Saudi yang ambisius.

Mulai tahun 2021, orang asing dapat memiliki properti di Riyadh melalui dana investasi, tetapi hanya secara tidak langsung.

Tahun lalu, menteri investasi mengusulkan untuk mengizinkan orang asing memiliki properti secara langsung. Zona investasi tertentu biasanya dibatasi untuk kepemilikan properti asing di negara-negara Teluk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here