Muhammadiyah India Berharap Larangan Berhijab Dihentikan

162
Larangan berhijab bagi Muslimah di salah satu negara bagian di India memicu protes.

India, Muslim Obsession – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) India berharap larangan berhijab bagi Muslimah dihentikan dan Pemerintah Karnataka di India dapat memberikan hak kepada pelajar wanita Muslim menjalankan agama.

Yakni hak untuk mengenakan hijab ketika berada di kelas belajar sebagaimana yang berlaku di wilayah lainnya di India.

Seperti diketahui, larangan berhijab bagi siswa di sekolah dan perguruan tinggi di negara bagian Karnataka, India selatan, telah memicu kontroversi besar. Banyak pihak menyebut intoleransi terjadi akibat ulah kelompok ultranasionalis.

BACA JUGA: India Dinilai Sebagai Negara Paling Berbahaya di Dunia Bagi Muslim

“Saat ini memang masih terdapat sekolah-sekolah di Karnataka yang melarang pelajar Muslimah mengenakan hijab,” ujar Ketua PCIM India, Mohammad Agoes Aufiya, mengutip situs resmi Muhammadiyah, Selasa (22/2/2022).

Agoes menjelaskan, gesekan antara komunitas Muslim dan Hindu pun masih sering terjadi di Karnataka akibat polemik larangan hijab. Meski demikian, dia menjelaskan tidak ada kekerasan fisik yang terjadi.

BACA JUGA: Siswi di India Pilih Tak Ikut Ujian Sekolah Daripada Lepas Jilbab

Menurutnya, hak beragama di India sebenarnya sangat diakui, karena sudah masuk dalam konstitusi untuk bisa menjalankan ibadah masing-masing agama termasuk dalam mengenakan hijab. Oleh karenanya terjadi pro kontra tentang larangan hijab di sekolah ini.

“Dan tentu banyak inspirasi yang bisa didapatkan dari indonesia, di mana kita merawat kemajemukan, perbedaan antar agama dan tentunya Muhammadiyah selalu siap kapan pun diminta untuk berbagi pengalaman bagaimana berhubungan antara mayoritas dan minoritas, dan merawat keberagamaan,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here