Menko PMK: Ponpes Internasional Abdul Malik Fadjar Bisa Jadi Inspirasi di Jatim

538

Malang, Muslim Obsession – Pondok Pesantren Internasional Abdul Malik Fadjar (PPI AMF) diharapkan bisa menginspirasi sekolah-sekolah di Jawa Timur berstandar internasional dengan mengusung visi PPI AMF “Siapkan pemimpin masa depan berwasasan global”.

Hal itu dikemukakan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam sambutannya pada peresmian PPI AMF, Karangploso, Kabupaten Malang, Rabu (21/02/2024).

Menurutnya, PPI AMF yang telah diinisiasi dari beberapa tahun lalu juga dapat menjadi langkah awal untuk PW Muhammadiyah Jawa Timur melakukan terobosan-terobosan yang lebih besar di bidang perguruan dan lembaga Pendidikan.

Faidza faroghta fanshob wa ila robbika farghob, beralihlah dari tugas yang telah lalu dan mari segera bergegas mambangun impian-impian yang lebih besar. Saya titip kepada PWM Jatim, agar ini betul-betul menjadi langkah awal untuk kita melakukan terobosan-terobosan yang lebih besar untuk di bidang perguruan dan lembaga pendidikan,” ujar Muhadjir.

PPI AMF berbasis memiliki program unggulan seperti tahfidz 10 juz, kerja sama dan pertukaran pelajar Internasional, dan pembelajaran dengan multilingual.

Selain itu juga terdapat program unggulan lainnya seperti pembelajaran dengan model living education meliputi quran dan sunnah, language, and learning in science, pengembangan literasi, dakwah dan kepemimpian, pengembangnan potensi seni budaya dan olahraga, serta kemampuan membaca kitab Bahasa Arab.

Di sisi lain, Muhadjir juga menyampaikan kritiknya atas beberapa lembaga pendidikan yang hampir mati dan terpaksa dilakukan merger.

Menurutnya, dengan adanya PPI AMF bukan berarti harus bergantung dengan eksistensi UMM saja, namun juga menjadi milik seluruh lembaga pendidikan Muhammadiyah di Jawa Timur.

“Saya minta seluruh Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Jawa Timur harus ikut berkolaborasi terkait human resource maupun other resources meskipun saat ini bertempat di Malang, sangat mungkin jika ini bagus akan kami kembangkan di daerah-daerah lain di Jawa Timur,” pungkasnya.

Menko PMK mengungkapkan bahwa memang social business Muhammadiyah yaitu bidang pendidikan. Saat ini sedang mengusahakan sektor lain yaitu sektor perekonomian.

Hadir dalam acara peresmian tersebut Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua PWM Jawa Timur Sukadiono, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Nazaruddin Malik, Mantan Rektor UMM Fauzan, dan Perwakilan keluarga besar Prof. Abdul Malik Fadjar, Ibu Noorjanah Malik Fadjar. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here