Menggambarkan Hidup Seperti Buku

73

Oleh: Dr. Zahid Mubarok (Unsur Ketua MUI Kota Bogor)

Hidup ini seperti karya tulis. Cover depan adalah judul kisah yang mau ditulis, cover belakang adalah kematian, gambaran terakhir tentang akhir perjalanan hidup.

Allah SWT juga berfirman dalam QS. Al-Hasyr Ayat :18.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.

Adapun lembar di dalamnya adalah hari-hari dalam hidup kita yang kita lalui mulai dari lahir, bertumbuh, masa remaja, usia dewasa, dari tidak punya apa-apa sampai sukses dan masuk usia udzur (tua).

Setiap lembar hidup yang dilalui dan diisi akan mempengaruhi halaman berikut dan menentukan cerita akhirnya. Nabi ﷺ bersabda orang yang baik maka yang panjang umurnya dan bermanfaat .

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِى بَكْرَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَجُلاً قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ خَيْرٌ قَالَ مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ قَالَ فَأَىُّ النَّاسِ شَرٌّ قَالَ مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَسَاءَ عَمَلُهُ

“Dari Abdurrahman bin Abu Bakrah, dari bapaknya, bahwa seorang laki-laki berkata, “Wahai Rasûlullâh, siapakah manusia yang terbaik?” Beliau menjawab, “Orang yang panjang umurnya dan baik amalnya”. Dia bertanya lagi, “Lalu siapakah orang yang terburuk?” Beliau menjawab, “Orang yang berumur panjang dan buruk amalnya,” (HR. Ahmad; Tirmidzi; dan Al-Hâkim).

Saat anda ada di halaman remaja, apa yang mau Anda tuliskan?

Ketika ada di halaman dewasa, Ingin jadi pasangan yang baik/ibu/ayah yang yang didamba anak-anak? Atau asyik dengan kesenangan sendiri.

Semua putusan kembali pada diri anda tentu semua keputusan akan terima akibatnya. Mari kita simak sabda Nabi ﷺ tentang pentingnya menggunakan lima hal sebelum datang lima hal yang lain.

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah ﷺ pernah menasehati seseorang,

اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ: شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara: (1) Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, (2) Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, (3) Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, (4) Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, (5) Hidupmu sebelum datang matimu,” (HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadroknya 4: 341).

Jika ingin akibat yang baik di ujung perjalanan hidup dan punya catatan indah, ukirlah mulai dari halaman pertama hingga lembar terakhir dengan kemuliaan dan penuh ridha Ilahi.

Kawan, selamat menulis lembaran-lembaran dalam buku diary anda dengan tinta-tinta emas dalam kehidupan anda. Semoga Allah SWT memberkahi hidup kita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here