Menangis, Umar Patek Minta Maaf Atas Peristiwa Bom Bali I

54

Jakarta, Muslim Obsession – Mantan narapidana kasus terorisme, Umar Patek menangis sambil meminta maaf atas peristiwa bom Bali I. Umar menyesali perbuatannya dalam tragedi yang menewaskan ratusan orang tersebut.

“Saya tidak segan-segan dan tidak bosan-bosan menyampaikan permohonan maaf yang tak terhingga kepada seluruh korban bom Bali serta keluarga korban Bom Bali,” kata Umar Patek saat berada di Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Selasa (13/12).

“Saya memohon maaf dengan penuh ketulusan dari hati saya. Baik yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri. Apapun negara mereka, apapun suku bangsa mereka, apapun agama mereka, saya memohon maaf dengan ketulusan hati,” ujarnya melanjutkan sambil menangis.

Umar mengatakan perbuatannya tersebut akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat. Umar tampak berkaca-kaca dan menangis saat meminta maaf. Ia kemudian ditenangkan oleh Ali Fauzi yang saat itu berada di sampingnya.

Pria bernama asli Hisyam ini juga meminta maaf kepada warga Bali dan seluruh rakyat Indonesia yang menderita kerugian sangat besar akibat tragedi tersebut.

“Saya juga memohon maaf kepada warga Australia yang juga mengalami dampak yang sangat hebat dari kejahatan dari bom Bali,” ujarnya.

Umar hanya bisa menyesali perbuatannya dan terus memohon ampun kepada Allah SWT dan keluarga korban atas tragedi berdarah tersebut.

“Saya hanya bisa mohon ampun kepada Allah dan keluarga korban,” katanya.

Lebih lanjut, Umar mengecam keras segala bentuk perilaku intoleran. Ia mengajak orang-orang yang saat ini masih belum insyaf kembali ke pangkuan NKRI.

“Saya sudah berjanji, saya siap membantu untuk meredam paham-paham radikalisme, terorisme kepada napi teroris di lembaga pemasyarakatan manapun,” katanya.

“Saya akan membantu pemerintah dalam penanggulangan dan menyadarkan orang-orang ataupun memberi pemahaman bahaya terorisme dan radikalisme. Insyaallah saya siap menjadi duta perdamaian,” tambah Umar Patek.

Sementara, Ketua YLP Ali Fauzi Manzi mengakui dan menjadi saksi jika Umar telah kembali ke NKRI.

Menurutnya, Umar bersama-sama dengan YLP menyuarakan perdamaian dan menentang ekstrimisme dan terorisme di Indonesia.

“Beliau sudah menjadi bagian dari duta damai, program selanjutnya adalah bersama Yayasan Lingkar Perdamaian menyuarakan perdamaian dan menentang ekstrimisme dan terorisme di Indonesia. Beliau juga adalah orang pertama mengutuk peristiwa di Bandung beberapa hari lalu,” katanya. (Al)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here