Menag: Jangan Bedakan Madrasah Negeri dan Swasta

35
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: kemenag)

Jakarta, Muslim Obsession – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa jangan sampai ada perbedaan antara madrasah negeri dan swasta.

Oleh karenanya ia meminta jajarannya agar mampu memberikan akses pendidikan dan pelayanan pendidikan terbaik dan setara bagi semua anak bangsa.

Hal itu dikatakan Menag saat membuka Rapat Koordinasi Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (17/1/2023).

Secara khusus, Menag meminta Ditjen Pendis dapat memberikan akses pendidikan yang berkualitas bagi setiap madrasah di Indonesia.

“Saya ingin seluruh jajaran Direktorat Pendidikan Islam ini mampu memberikan akses pendidikan dan pelayanan pendidikan terbaik dan setara bagi semua anak bangsa. Tidak membedakan madrasah negeri dengan madrasah swasta. Bagaimana caranya dengan segala yang ada di Kementerian Agama, silahkan Bapak Dirjen dan seluruh jajarannya atur itu,” tegas Menag.

Pada kesempatan itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Ali Ramdhani, mengungkapkan empat isu strategis berdasarkan analisis mengenai hal-hal yang menjadi problematika dari berbagai dinamika yang terjadi dalam ruang lingkup pendidikan Islam.

“Pertama, aksesibilitas terhadap lembaga pendidikan yang berkualitas. Kedua, meningkatkan kualitas, relevansi dan daya saing. Ketiga, bagaimana kita mengatur tata kelola, akuntabilitas dan citra publik. Keempat, moderasi beragama,” terang Ali Ramdhani. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here