Mat Hori Buktikan Tukang Sapu Jalanan Pun Bisa Naik Haji

39

Muslim Obsession – Ucapan syukur tak henti terucap dari mulut Mat Hori (48), seorang tukang sapu jalanan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Tak lama lagi, ia akan mewujudkan salah satu impiannya sebagai seorang muslim, yaitu beribadah haji ke Baitullah.

“Memang dari dulu saya sudah niat. Akhirnya tercapai juga lah. Alhamdulillah akhirnya tercapai,” ungkap Mat Hori penuh syukur saat ditemui di rumahnya yang berlokasi di Jalan Husin Hamzah, Gg Langsai Baru, dikutip dari laman Kemenag, Senin (13/6/2022).

Lelaki paruh baya ini diketahui merupakan salah satu jemaah haji asal Kota Pontianak pada musim haji 1443H/2022M. Mat Hori, rencananya akan diberangkatkan ke tanah suci pada 17 Oktober 2022.

“Alhamdulillah kita akan berangkat haji pada tanggal 17 nanti, hari Jumat,” ujar Mat Hori dengan mata berbinar.

Ia mengungkapkan, bisa menjadi salah satu jemaah yang diberangkatkan Indonesia di tahun ini merupakan anugerah. Mat Hori pun mengungkapkan bagaimana perjalanannya agar dapat mendaftar haji.

Pria yang saat ini terdaftar sebagai Pegawai Harian Lepas (PHL) pada Dinas Lingkungan Kota Pontianak ini mengaku telah menyisihkan penghasilannya selama hampir 12 tahun sebelum kemudian mendaftar haji.

“Dulu saya masih kerja menarik becak. Itu sebelum masa SBY. Sudah sisihkan uang,” kisahnya.

Penghasilan yang saat itu tak banyak, tidak menyurutkan niat Mat Hori untuk menabung demi berangkat ke tanah suci. Untuk kehidupan sehari-hari, sang istri juga membantu dengan berjualan makanan di rumah.

Perjalanan hidup tidak selalu mulus. Delapan tahun lalu, becak mati suri di Kota Pontianak. Mat Hori terpaksa beralih pekerjaan.

“Becak mati kutu. Saya pun kerja apa saja. Termasuk jadi penyapu jalanan di Kota Pontianak,” kisahnya.

Sebagai tukang sapu jalanan, Mat Hori biasa memulai pekerjaannya pada pukul lima pagi. Selama kurang lebih tiga jam, Mat Hori akan menyapu di sepanjang jalan raya Kota Pontianak.

“Sebagai tukang sapu jalanan, saya ada penghasilan Rp 1.540.000 setiap bulan. Itu sebagian saya sisihkan untuk berangkat haji,” tuturnya.

Dua tahun tertunda akibat pandemi, Mat Hori bersyukur akhirnya bisa mewujudkan mimpinya pergi ke tanah suci. “Alhamdulillah, akhirnya akan tercapai,” pungkasnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak Mi’rad mengaku sangat terkesan dengan perjuangan Mat Hori. Menurutnya, ini salah satu bukti bahwa Allah akan membantu hamba-Nya yang bersungguh-sungguh memenuhi panggilan-Nya.

“Saya terkesan sekali ada salah satu jemaah haji kita yang berprofesi sebagai tukang sapu, dapat menunaikan ibadah haji, dapat dipanggil oleh Allah. Ibadah haji betul-betul rahasia Allah,” ujar Mi’rad.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here