Markas Besar Apple Park Diklaim Terinspirasi Kota Baghdad Era Abbasiyah

104

Muslim Obsession – Tahukah Kamu, Markas Besar Apple (HQ) atau Apple Park disebut mirip Kota Baghdad di era Abbasiyah?

Bangunan tersebut merupakan salah satu bangunan paling spektakuler dan ajaib di dunia. Jika diperhatikan melalui gambar tersebut di atas, sekilas memang mirip bukan?

Secara historis, umat Islam telah menjadi master arsitektur, sains, dan sastra ketika mereka mengangkat agama mereka dan memandang Nabi mereka sebagai panutan; namun, ketika mereka memandang Barat sebagai panutan, mereka diklasifikasikan sebagai negara dunia ketiga saat ini.

Kekhalifahan Abbasiyah didirikan di Baghdad oleh para Khalifah. Sebagai akibat dari kematian Nabi Muhammad Saw., para pemimpin Arab disebut sebagai khalifah.

Baghdad secara strategis terletak di antara Eropa dan Asia, menjadikannya lokasi yang ideal untuk perdagangan dan pertukaran intelektual.

Zaman Keemasan Islam berasal dari abad ketujuh hingga ketiga belas Masehi, ketika para sarjana yang berbasis di Baghdad menerjemahkan teks-teks Yunani dan membuat penemuan-penemuan ilmiah.

Di Baghdad, ibu kota Kekhalifahan Abbasiyah, yang didirikan pada 762 M, kecintaan terhadap ilmu terlihat jelas.

Di pusat perdagangan dan pengembangan budaya ini, semua cendekiawan, filsuf, dokter, dan pemikir lainnya berkumpul.

Para sarjana yang fasih berbahasa Yunani dan Arab bertukar pikiran dan menerjemahkan teks Yunani ke dalam bahasa Arab.

Ini dianggap sebagai Zaman Keemasan Islam ketika Khalifah Abbasiyah membangun dan memerintah Baghdad setelah kematian Nabi Muhammad Saw. Beasiswa pun berkembang selama periode ini.

Sebuah Rumah Kebijaksanaan juga didirikan di Baghdad oleh Khalifah Abbasiyah Harun al-Rashid dan putranya, al-Ma’mun, yang mengikutinya. Antara tahun 813 dan 833, pemerintahan al-Ma’mun meningkatkan penggunaan dan prestise Rumah Kebijaksanaan.

Untuk menarik cendekiawan terkenal ke Rumah Kebijaksanaan, dia melakukan upaya khusus untuk merekrut mereka. Ada kolaborasi damai dan upaya kerja sama antara Muslim, Kristen, dan Yahudi.

Di kerajaan Islam kekhalifahan, dinasti Abbasiyah dianggap yang terbesar kedua. Invasi Mongol pada 1258 menghancurkan kekhalifahan Abbasiyah setelah menggulingkan kekhalifahan Umayyah pada 750 M.

Abbas ibn Abdul-Muttalib (566-653) adalah paman Nabi Muhammad Saw. yang mendirikan Kekhalifahan Abbasiyah.

Selama Revolusi Abbasiyah tahun 750 M (132 H), mereka memerintah sebagai khalifah dari Baghdad, ibu kota mereka di Irak modern, setelah menggulingkan Kekhalifahan Umayyah.

Pertama, Kekhalifahan Abbasiyah berbasis di Kufah, Irak modern, tetapi pada 762, khalifah Al-Mansur mendirikan Baghdad, dekat Babilonia, ibu kota kuno Babilonia.

Baghdad menjadi pusat ilmu pengetahuan, budaya, dan penemuan dalam apa yang kemudian dikenal sebagai Zaman Keemasan Islam.

Lingkungan multietnis dan multiagama serta beberapa lembaga akademik utama membuatnya memiliki reputasi sebagai “Pusat Pembelajaran” di seluruh dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here