Kopi Sehat UBM: Menyiapkan ‘Jalan Pulang’

168

Oleh: Ustadz Buchory Muslim (Ketua Lembaga Komunikasi dan Penyiaran Islam PP PARMUSI, Direktur An-Nahl Institute Jakarta, Ketua DPP Partai UMMAT)

IMAM Al-Qurthubi رحمه الله ketika menjelaskan ayat ke-185 dari surah ke-3 dalam bukunya yang berjudul ” التذكرة فى احوال الموت وامور الاخرة ” (Peringatan dalam hal kematian dan urusan akhirat), beliau menyampaikan bahwa kematian sebagai ‘jalan pulang’ itu keniscayaan bagi semua makhluk yang hidup, termasuk kita manusia tentunya.

Jadi, kematian tidak boleh ditakuti tetapi juga tidak perlu diminta dan dicari. Kematian termasuk musibah besar, tetapi ada musibah yang lebih besar dari kematian, yaitu melalaikan atau lupa akan kematian itu sendiri.

BACA JUGA: Kopi Sehat UBM: Teruslah Lillah Agar Tidak Lelah

Merupakan hal yang paling penting terkait kematian adalah, mempersiakan diri dengan bekal ‘pulang’ sebaik-baiknya, untuk menyambut dan menemui Rabb, pemilik kehidupan dan kematian.

Adapun bekal terbaik untuk menemui kematian bukanlah harta yang banyak. Bukan pula jabatan yang tinggi. Tidak juga popularitas dan jaringan perkenalan yang luas. Tetapi, amal shalih dan ketaqwaan.

Suatu yang sederhana, namun membutuhkan mujâhadah yang optimal. Amal shalih adalah perbuatan yang bisa dikerjakan oleh siapa pun dan di mana pun, meskipun mungkin ia tidak kaya, tidak punya jabatan, dan juga tidak punya popularitas apa pun.

BACA JUGA: Kopi Sehat UBM: ‘Hari-Hari’ Itu Pasti Dipergilirkan

Dengan catatan, ia beriman, amal yang dikerjakan itu baik, dikerjakan mengikuti petunjuk Rasûlullâh, dan dengan niat ikhlas semata-mata mencari ridla Alláh ﷻ , bukan karena selain-Nya sekecil apapun amalan itu.

Alláh ﷻ berfirman:

فَمَنۡ كَانَ يَرۡجُوۡالِقَآءَ رَبِّهٖ فَلۡيَـعۡمَلۡ عَمَلًا صَالِحًـاوَّلَايُشۡرِكۡ بِعِبَادَةِ رَبِّهٖۤ اَحَدًا

“Maka barang siapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya, maka hendaklah dia mengerjakan amal shalih (kebajikan) dan janganlah dia mempersekutukan dengan sesuatu-pun dalam beribadah kepada Tuhannya,” (QS. Al-Kahfi: 110).

BACA JUGA: Kopi Sehat UBM: Agama Sumber Inspirasi dan Aspirasi

Terakhir, teriring doa dalam duka yang mendalam atas wafatnya sahabatku Syamsuar, Ketua DPW PPMI Sulawesi Selatan, semoga husnul khâtimah dalam semua mujâhadah dan karya nyata serta perjuangannya sehingga mendapat balasan terbaik, serta semoga keluarga yang ditinggal agar diberikan kesabaran dan ketabahan oleh Alláh ﷻ.

رحمه الله رحمة واسعة واسكنه فسيح جناته – اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه واجعل الجنة مثواه

Selamat jalan Pejuang, baktimu telah usai dengan gemilang, semoga tenang dan senang di sisi Alláh Sang Maha Penyayang.

والله أعلم وبارك الله فيكم

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here