Kopi Sehat UBM: Masjid Sebagai Pilar Peradaban

195

Oleh: Ustadz Buchory Muslim (Ketua Lembaga Komunikasi dan Penyiaran Islam PP PARMUSI, Direktur An-Nahl Institute Jakarta, Politisi Partai Ummat)

DAPAT kita simpulkan bahwa keberhasilan Rasûlullâh ﷺ dalam membangun sebuah peradaban yang Madani di Al-Madinah Al-Munawwarah adalah ketika Beliau ﷺ berhasil meletakkan bangunan pertama adalah Masjid Quba.

Pembangunan masjid ini menunjukkan dan mengajarkan sebuah nilai dasar yang sangat esensial berupa ‘Tauhîd’.

Dari sinilah lahir awal pilar peradaban itu. Dari Masjid ini lahir jama’ah yang kemudian punya optimisme dan terwujudnya ikatan yang luar biasa dalam kebersamaan.

BACA JUGA: Kopi Sehat UBM: Melembutkan Hati

Dengan berdirinya masjid yang menjadi markaz kegiatan ummat, memberikan semangat dan optimisme bagi kaum muslimin untuk menuju kehidupan yang lebih baik setelah hijrah ini.

Karena kita semua tau dan yakini, bahwasanya masjid tidak hanya mengajarkan pentingnya ibadah ritual, tetapi juga mengajarkan pentingnya ibadah sosial sebagai bentuk nyata dari misi Islam Rahmatan lil ‘Âlamîn yaitu mengemban perubahan pada tataran empiris.

Kedua, dari masjid pulalah Rasûlullâh ﷺ membangun akhlâqul karimah atau moralitas. Rasûlullah Muhammad ﷺ bukan hanya selalu menekankan pentingnya moralitas, tetapi menghadirkan teladan nyata dalam keseharian.

BACA JUGA: Kopi Sehat UBM: Saudara yang Dirindukan

Salah satu moralitas penting adalah kejujuran. Dalam bahasa kekinian, kejujuran ini dikenal dengan integritas.

Selain kejujuran, kesabaran dan kasih sayang juga merupakan moralitas yang sangat penting untuk dijadikan pegangan kaum Muslimin agar dapat menjalani kehidupan ini dengan cermat dan smart.

Lebih dari itu, bahkan menjadi daya tarik atau megnet tersendiri, baik dalam konteks internal sesama kaum Muslimîn maupun konteks ummat yang lebih luas.

والله اعلم وبارك الله فيكم… اللهم بلغنا رمضان

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here