Ketum PSSI Dukung Kepolisian Usut Tuntas Insiden di Kanjuruhan

117
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan menyampaikan duka cita mendalam atas insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10).

“PSSI menyesalkan tindakan suporter Aremania di Stadion Kanjuruhan. Kami berduka cita dan meminta maaf kepada keluarga korban serta semua pihak atas insiden tersebut. Untuk itu PSSI langsung membentuk tim investigasi dan segera berangkat ke Malang,” kata Iriawan lewat keterangan resmi yang dirilis website PSSI, Ahad (2/10).

Iriawan menambahkan bahwa PSSI mendukung pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini. Apalagi kejadian ini sangat mencoreng wajah sepak bola Indonesia.

BACA JUGA: Buntut Kerusuhan Kanjuruhan, Presiden Jokowi Perintahkan Setop Liga 1

“Untuk sementara kompetisi Liga 1 2022/2023 kami hentikan selama satu pekan. Selain itu tim Arema FC dilarang menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi musim ini,” tukasnya.

Hingga saat ini, Ketum PSSI terus berkoordinasi dengan pihak internal PSSI dan eksternal dalam hal ini aparat penegak hukum dan panpel Arema FC.

Seperti diketahui, pertandigan BRI Liga 1 2022/2023 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya yang berakhir 2-3 untuk tim tamu berakhir ricuh seusai laga. Ribuan suporter Arema FC turun ke lapangan meluapkan emosi karena timnya kalah.

BACA JUGA: Kronologi Kerusuhan di Kanjuruhan yang Tewaskan 130 Orang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun memerintahkan PSSI untuk menyetop kompetisi sepak bola Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan dilakukan sebagai buntut tragedi memilukan di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 130 orang.

“Saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan,” ujar Jokowi secara daring di YouTube Sekretariat Presiden, Ahad (2/10). (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here