Kepala WHO: Garis Finis Pandemi Covid-19 Sudah Terlihat

154
Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: cnbc)

Muslim Obsession – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan jumlah kasus COVID-19 yang baru, telah turun secara dramatis. Ia mendesak dunia untuk mengambil kesempatan untuk mengakhiri pandemi.

“Kasus penyakit yang baru dilaporkan, yang telah menewaskan jutaan orang sejak muncul pada akhir 2019, pekan lalu turun ke level terendah sejak Maret 2020,” kata kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

“Kami tidak pernah berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengakhiri pandemi ini,” katanya kepada wartawan. “Kami belum sampai di sana, tetapi akhir sudah di depan mata.” Tetapi dunia perlu melangkah untuk “merebut kesempatan ini,” tambahnya.

“Seorang pelari maraton tidak berhenti ketika garis finis terlihat. Dia berlari lebih keras, dengan semua energi yang tersisa. Kita juga harus. Kita bisa melihat garis finis. Kita berada di posisi menang. Tapi sekarang adalah waktu terburuk untuk berhenti berlari,” dia memperingatkan.

“Jika kita tidak mengambil kesempatan ini sekarang, kita menghadapi risiko lebih banyak varian, lebih banyak kematian, lebih banyak gangguan, dan lebih banyak ketidakpastian.”

Dalam upaya membantu negara-negara melakukan apa yang diperlukan untuk mengendalikan virus, WHO pada hari Rabu (14/9/2022) menerbitkan enam ringkasan kebijakan.

“Ringkasan kebijakan ini merupakan seruan mendesak bagi pemerintah untuk mencermati kebijakan mereka, dan memperkuatnya untuk COVID-19 dan patogen masa depan dengan potensi pandemi,” kata Tedros, dilansir Daily Sabah.

Manfaatkan kesempatan ini

Di antara rekomendasi, WHO mendesak negara-negara untuk berinvestasi dalam memvaksinasi 100 persen kelompok paling berisiko, termasuk petugas kesehatan dan orang tua, dan untuk terus menguji dan mengurutkan virus.

“Kita dapat mengakhiri pandemi ini bersama-sama, tetapi hanya jika semua negara, produsen, komunitas, dan individu mengambil langkah dan memanfaatkan peluang ini,” kata Tedros. Menurut laporan epidemiologi terbaru WHO tentang COVID-19, jumlah kasus yang dilaporkan turun 12% menjadi 4,2 juta selama pekan yang berakhir 4 September, dibandingkan dengan seminggu sebelumnya.”

Tetapi jumlah infeksi sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi, karena banyak negara telah mengurangi pengujian dan mungkin tidak mendeteksi kasus yang kurang serius.

Sejak awal pandemi, WHO telah menghitung lebih dari 600 juta kasus, dan sekitar 6,4 juta kematian, meskipun kedua angka itu juga diyakini kurang serius.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here