Kajian Ustadz Syafiq Basalamah Dihentikan GP Ansor dan Berakhir Ricuh

753

Surabaya, Muslim Obsession – Massa dari Pemuda Ansor Kecamatan Gunung Anyar Surabaya membubarkan pengajian yang dihadiri Ustadz Riza Syafiq Hasan Basalamah yang digelar di Masjid Assalam Purimas, Gunung Anyar, Surabaya, Kamis (22/2) malam.

Kericuhan terjadi saat jamaah sudah hadir di masjid. Dan kemudian massa dari Ansor Gunung Anyar datang ke lokasi. Terjadi saling dorong dan sempat ada pemukulan antara jamaah dan massa ansor di lokasi. Kericuhan sempat terekam kamera dan beredar di media sosial.

Ketua PAC GP Ansor Gunung Anyar Surabaya, M Asyiqun Nahdli saat dikonfirmasi membenarkan penolakan yang datang dari pihaknya. Penolakan dari pihaknya karena keberatan dengan kehadiran Riza Syafiq Hasan Basalamah.

Menurut Asyiqun, penolakan tersebut karena Ustaz Riza Syafiq Hasan Basalamah dinilai terindikasi radikal. Untuk itu pihaknya tegas menolak kehadiran Ustaz Riza Syafiq Hasan Basalamah.

“Kami (PAC GP Ansor Kecamatan Gunung Anyar) keberatan atas acara Tablig Akbar di masjid Assalam Purimas Kota Surabaya. Ustadz Riza Syafiq Hasan Basalamah terindikasi radikal,” kata Asyiqun dalam keterangan yang diterima.

“Sedangkan wilayah Gununganyar merupakan lumbung pesantren gudangnya ulama dengan karakter Nahdliyin, pasti akan memunculkan konflik dan riak-riak di masyarakat maka dari itu kita perlu melakukan penolakan secara dini karena dapat mengganggu keharmonisan di wilayah Gununganyar,” imbuhnya.

Asyiqun lalu menegaskan pihaknya bukan menolak Ustaz Riza Syafiq Hasan Basalamah, melainkan prinsip-prisipnya dalam berdakwah. Sebab ia menilai, Ustaz Riza kerap menghakimi golongan lain.

Ia juga membantah pihaknya membubarkan pengajian. Namun hanya menegur penyelenggara yang dianggap melanggar perjanjian yang telah disepakati bersama sebelumnya.

“Ceramahnya bertentangan dengan aswaja yang dianut masyarakat kecamatan gunung anyar,” kata Asyiqun.

“Ini bukan pembubaran pengajian, tapi dari awal kita sudah penolakan, sudah kesepakatan tanda tangan semuanya. Sudah dimediasi oleh polsek, oleh camat, dan lain-lain. Tapi pihak mereka ini melanggar kesepakatan kami. Jadi sekali lagi ini bukan pembubaran pengajian nggih,” tandas Asyiqun.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here