Kabar Duka Habib Abubakar Al-Adni bin Ali Al-Masyhur Tutup Usia

2756

Jakarta, Muslim Obsession – Salah seorang ulama besar, Habib Abubakar Al-Adni bin Ali Al-Masyhur dikabarkan wafat pada Rabu (27/7/2022). Almarhum wafat pada usia 70an tahun karena sebelumnya sakit.

Habib Abubakar wafat di Yordania ketika sedang menjalani pengobatan di sana. Jenazah akan dimakamkan di Tarim.

Habib Abubakar Al-Adni bin Ali Masyhur adalah salah satu guru dari Habib Umar bin Hafidz atau al-Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz.

Habib Abu Bakar Al-Adni bin Ali bin Abu Bakar Al- Masyhur, Pemikir Hadramaut Yaman, Pencetus Fiqh Tahawwulat.
Ia menjelaskan yang dimaksud fiqih tahawwulat bahwa pemahaman syariat terhadap hal-hal yang telah, sedang atau akan terjadi dari perubahan dalam kehidupan manusia dan alam semesta, dan hal-hal baru dalam ilmu teoritis ataupun aplikatif, kebudayaan, kejadian dan fitnah di tahap-tahap kehidupan manusia secara umum dan kehidupan umat Nabi Muhammad secara khusus hingga hari kiamat, baik melalui teks-teks qur’an dan hadits yang meneropong masa depan, maupun teks-teks qur’an dan hadits yang menunjukkan kejadian di masa lalu. (An-Nubdzah As-Shugra, halaman 16).

Almarhum dikenal sebagai mufakkir atau pemikir dikarenakan kecerdasan intelektualnya mengenai peradaban zaman yang melampaui pemikir lainnya. Keuletannya dalam menuntut ilmu bisa terlihat dari karyanya yang ia namai dengan Fiqh Tahawwullat.

Nama lengkapnya ialah Al-Habib Abu Bakar bin Ali bin Abu Bakar bin Alawi bin Abdurrahman bin Abu Bakar bin Muhammad bin Alawi bin Muhammad Al-Masyhur bin Ahmad bin Muhammad bin Ahmad Syihab bin Abdurrahman bin Ahmad Syihabuddin bin Abdurrahman bin Ali bin Abu Bakar As-Sakran bin Al-Imam Al-Qutb As-segaf Syaikh Muhammad Maula Ad-Abdurrahman bin Dawilah bin Syaikh Ali Shohibud Dark bin Al-Imam Alwi Al-Ghuyur bin Al-Imam Al-Faqih Al-Muqaddam dan terus melantas kepada Baginda Nabi Muhammad Saw.

Habib Abu Bakar merupakan cendekiawan Muslim yang berasal dari bumi sejuta wali, Hadramaut-Yaman. Kiprahnya dalam berdakwah telah masyhur di berbagai penjuru negeri, baik di Timur Tengah maupun di Eropa. Ia dilahirkan di lembah Ahwar yang terletak di provinsi Aden, pada tahun 1366 H/1947 M.

Sejak belia, ia dididik ilmu syariat agama oleh kedua orang tuanya. Tak heran jika dirinya mampu menghafal seluruh isi Al-Qur’an di masa muda. Beliau sudah bertalaqqi ke berbagai guru ternama di zamannya, baik di Aden maupun di Hadramaut. Bahkan, sejak usia 14 tahun, dirinya telah mendapatkan mandat dari sang ayah untuk menyampaikan khotbah Jumat di masjid-masjid sekitar. (Al)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here