Jusuf Kalla Usul Tarif Pulau Komodo Diturunkan Jadi Rp1 Juta

104

Jakarta, Muslim Obsession – Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla termasuk orang yang tak setuju dengan adanya kenaikan tarif baru sebesar Rp3,75 juta untuk masuk Pulau Komodo. Tarif itu pun dinilai JK sangat tinggi untuk menikmati wisata Komodo, sehingga membuat masyarakat lokal di sana memprotes

“Karena itu tarif ini perlu dievaluasi. Dan saya usulkan tarifnya diturunkan, katakanlah satu juta rupiah dan pengunjung dibatasi dengan kuota, misalnya 500 orang per hari. Jadi angka tersebut terukur dapat 500 juta tiap hari, dan per bulan bisa Rp15 miliar. Lebih pasti,” kata JK dalam keterangannya, Sabtu (6/8).

Dengan pemberlakuan tarif baru yang tinggi, kata JK, secara signifikan dapat mempengaruhi jumlah kunjungan wisata ke Labuan Bajo yang terkena imbasnya adalah dunia wisata.

“Sementara pada sektor tersebut banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya. Perhotelan, kuliner, pelayaran, unit usaha usaha kecil masyarakat hingga nelayan ikut terkena imbasnya. Penerbangan yang sebelumnya ramai, juga terancam kehilangan penumpang,” ungkapnya.

JK yang pernah menjadi duta pemenangan Komodo sebagai tujuh keajaiban dunia yang baru The New Seven Wonders 2012-2013 menguraikan bahwa para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Komodo kemungkinan hanya sekali seumur hidupnya.

“Yang penting sudah pernah lihat. Jadi wisata itu harus memberikan ketenangan. Kalau di daerah wisata tidak tenang, ramai aksi demo, maka wisatawan tidak akan datang. Jadi itu kita turunkan tarif Rp 1juta dan kita batasi jumlah pengunjung sampai 500 hari tiap hari,” pungkasnya. (Al)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here