Jokowi Tetapkan 697,64 Hektare Lahan untuk Kawasan Industri di IKN

40
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor (kanan) saat meninjau lokasi rencana ibu kota baru di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019).

Jakarta, Muslim Obsession – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan 697,64 hektare (Ha) lahan untuk dijadikan kawasan peruntukan industri di ibu kota baru (IKN Nusantara). Kawasan industri itu akan meliputi dua area.

Berdasarkan Perpres Nomor 64 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional IKN Nusantara Tahun 2022-2042, dikutip Jumat (13/5), dua area tersebut adalah WP IKN Timur 1 pada KIKN dan WP Muara Jawa, termasuk kawasan penyangga lingkungan dan ketahanan pangan pada KPIKN.

Dalam pasal 76 ayat 1, kawasan industri merupakan bentangan lahan yang diperuntukkan bagi kegiatan industri berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan. Kawasan industri merupakan bagian dari Kawasan Budi Daya IKN.

Selain kawasan industri, Kawasan Budi Daya juga meliputi kawasan pertanian, kawasan perikanan, kawasan pertambangan dan energi, kawasan pariwisata, kawasan permukiman, kawasan campuran, kawasan perdagangan dan jasa, kawasan perkantoran, kawasan transportasi, kawasan pertahanan dan keamanan.

Selanjutnya, badan jalan, zona perairan yang merupakan zona pariwisata, zona perairan yang merupakan zona pelabuhan Laut, zona perairan yang merupakan zona Pelabuhan Perikanan, zona perairan yang merupakan zona pertambangan minyak dan gas bumi.

Kemudian, zona perairan yang merupakan pengelolaan ekosistem pesisir, zona perairan yang merupakan zona perikanan tangkap, dan zona perairan yang merupakan zona pertahanan dan keamanan, zona perairan yang merupakan zona pemanfaatan lainnya, dan alur migrasi biota Laut. (Albar)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here