Jamaah Umrah Indonesia Jalur Pertama Tak Perlu Lagi Karantina

129
Umrah (Foto: Saudi Gazette)

Jakarta, Muslim Obsession – Kabar gembira untuk jamaah ibadah umrah dari Tanah Air. Kenapa? Jamaah yang ingin melakukan ibadah umrah nantinya tidak perlu lagi melakukan karantina selama tiga hari.

Ketentuan ini berlaku bagi jamaah ibadah umrah yang telah menggunakan vaksin yang ditentukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

“Jalur pertama, tidak diperlukan karantina pada saat kedatangan, jamaah dapat melaksanakan ibadah begitu tiba,” tulis Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/12/2021).

Adapun, jenis vaksin yang telah disetujui oleh WHO dan Kementerian Kesehatan Arab Saudi, yakni Pfizer, AstraZeneca, Jhonson, dan Moderna.

Sementara jamaah pengguna vaksin jenis Sinopharm dan Sinovac, masuk ke dalam jalur kedua. Jenis vaksin tersebut memang telah disetujui oleh WHO, namun tidak berlaku untuk Kerajaan Arab Saudi.

Oleh karenanya, jamaah pengguna vaksin Sinopharm dan Sinovac terpaksa harus karantina tiga hari terlebih dahulu.

“Jalur kedua, karantina tiga hari diperlukan pada saat kedatangan, jamaah tidak dapat melaksanakan ibadah kecuali setelah selesainya masa karantina,” terangnya.

Aturan tersebut berlaku bagi jamaah ibadah umrah yang sudah divaksin minimal sebanyak dua kali. Jika terdapat jamaah ibadah umrah pengguna vaksin dosis pertama dan kedua yang berbeda, maka belum ada aturan lebih rincinya lagi dari Kerajaan Arab Saudi. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here